Notification

×

Iklan

Uni Tina Lestarikan Kuliner Lamang Tapai di Padang

Sabtu, 04 Juli 2026 | 05:55 WIB Last Updated 2026-07-03T23:08:05Z

Usaha kuliner Lamang Tapai Uni Tina di Seberang Padang

Padang, Rakyatterkini.com – Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern yang terus bermunculan, makanan tradisional Minangkabau tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. 

Salah satu pelaku usaha yang konsisten menjaga warisan kuliner tersebut adalah Martina (40), atau yang akrab disapa Uni Tina, pemilik usaha Lamang Tapai Uni Tina di kawasan Seberang Padang Utara, RT 07 RW 04, Kota Padang.

Uni Tina menjelaskan usaha yang dikelolanya saat ini merupakan kelanjutan dari bisnis keluarga yang telah dibangun oleh kedua orang tuanya sejak puluhan tahun lalu. Sekitar 10 tahun terakhir, ia memutuskan untuk meneruskan dan mengembangkan usaha tersebut secara mandiri di lokasi yang sekarang.

Menurutnya, keputusan melanjutkan usaha lamang tapai didorong oleh keinginan untuk mempertahankan tradisi keluarga sekaligus menjaga kuliner khas Minangkabau agar tetap dikenal masyarakat.

"Lamang tapai ini adalah usaha turun-temurun dari orang tua, sehingga saya memilih untuk meneruskannya," ujar Uni Tina.

Bagi masyarakat Minangkabau, lamang tapai bukan sekadar makanan tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang memiliki nilai ekonomi cukup besar. Karena itu, Uni Tina selalu mengutamakan kualitas agar produknya tetap diminati oleh pelanggan dari berbagai kalangan.

Keunggulan Lamang Tapai Uni Tina terletak pada tekstur ketan yang lembut dengan cita rasa santan yang gurih dan khas. Selain menghadirkan lamang tapai original, ia juga menawarkan beragam pilihan lain, seperti lamang baluo, lamang pisang, serta lamang pulut hitam untuk memberikan lebih banyak variasi kepada konsumen.

"Lamang yang kami buat memiliki tekstur lembut dengan rasa santan yang tetap terasa. Kami juga menyediakan beberapa pilihan varian sesuai selera pelanggan," katanya.

Dalam menjalankan usaha, Uni Tina mengakui tantangan terbesar berasal dari naik turunnya harga bahan baku. Meski demikian, ia berkomitmen untuk tidak mengurangi kualitas maupun cita rasa produk yang telah menjadi kepercayaan pelanggan selama ini.

"Walaupun harga bahan baku mengalami kenaikan, kami tetap mempertahankan kualitas dan rasa. Itu menjadi komitmen kami kepada para pelanggan," tegasnya.

Keberlangsungan usaha Lamang Tapai Uni Tina juga didukung oleh pembinaan dari pelaku UMKM di Kecamatan Padang Selatan. Melalui pendampingan tersebut, ia memperoleh bantuan dalam memperluas pemasaran dan memperkenalkan produknya ke berbagai kegiatan maupun acara.

"Alhamdulillah, kami mendapatkan pembinaan dari UMKM Padang Selatan. Mereka banyak membantu memasarkan serta mempromosikan lamang tapai kami dalam berbagai kesempatan," ungkapnya.

Dengan menjaga cita rasa khas yang autentik serta didukung pembinaan dari komunitas UMKM setempat, Uni Tina berharap usahanya terus berkembang. 

Ia ingin Lamang Tapai Uni Tina tidak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga berperan dalam melestarikan kekayaan kuliner tradisional Minangkabau agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi berikutnya. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update