Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi dekat kawasan exit Tol Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Peristiwa itu mengundang perhatian warga Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Gedeg, pada Selasa (30/6/2026) pagi. Banyak warga mendatangi lokasi setelah mendapat informasi adanya sesosok pria yang mengapung di aliran irigasi.
Meski saluran irigasi tersebut hanya memiliki kedalaman sekitar setinggi paha orang dewasa, korban ditemukan dalam kondisi mengapung di permukaan air. Saat ditemukan, korban masih mengenakan jaket berwarna biru-putih serta celana panjang biru tua dengan posisi tubuh tertelungkup di depan salah satu rumah warga.
Penemuan jenazah bermula ketika seorang warga yang melintas melihat benda mencurigakan di aliran irigasi. Setelah diperiksa lebih dekat dan mengundang warga lainnya, dipastikan bahwa benda tersebut merupakan jasad seorang pria.
Seorang warga bernama Fitriani mengaku sempat mendengar suara seperti benda jatuh pada dini hari sebelum korban ditemukan.
“Ada orang yang lewat melihat sesuatu lalu bertanya itu siapa. Saya juga sempat mendengar suara seperti ada yang jatuh saat dini hari, ternyata itu orang,” ungkapnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi korban sebagai Suyadi (40), warga setempat yang diketahui bekerja sebagai supeltas.
Kapolsek Gedeg, AKP Dimas Adit Sutono, menyampaikan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh warga saat waktu subuh. Menurutnya, penyebab kematian masih belum dapat dipastikan karena polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Penyebab kematian belum bisa kami simpulkan. Kami masih menunggu hasil visum,” ujar Dimas.
Untuk mendukung proses penyelidikan, jenazah korban telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto guna menjalani autopsi.
Polisi masih mendalami seluruh kemungkinan terkait peristiwa tersebut, termasuk menelusuri apakah terdapat unsur lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.(da*)


