Notification

×

Iklan

Semen Padang Perkuat Sinergi dengan Pusri dan Petrokimia

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:47 WIB Last Updated 2026-07-21T08:47:00Z

PT Semen Padang menerima kunjungan kerja

Padang, Rakyatterkini.com - PT Semen Padang menerima kunjungan kerja dari jajaran manajemen PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang dan PT Petrokimia Gresik. 

Pertemuan tersebut bertujuan mempererat hubungan antarbadan usaha sekaligus membahas peluang pengembangan kerja sama di bidang bisnis nonsemen dan produk turunannya.

Kedatangan rombongan dari dua anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) disambut Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, bersama Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT), Ridwan Muchtar, beserta jajaran manajemen. 

Delegasi PT Pusri dipimpin Senior Engineer Pelaporan dan Pengendalian Material, Yuliana, sedangkan PT Petrokimia Gresik dipimpin AVP Operasi Pabrik 2B, Prima Arinugroho.

Win Bernadino menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antarkorporasi sekaligus membuka peluang kerja sama baru yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang. Dengan memperkuat kemitraan, perusahaan diharapkan mampu membangun ekosistem bisnis yang lebih tangguh, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi.

Sementara itu, Ridwan Muchtar menjelaskan bahwa PT Semen Padang kini memasuki tahun kedua kerja sama penyediaan binder clay sebagai bahan baku pupuk NPK untuk PT Pusri Palembang. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa produk nonsemen perusahaan memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan industri pupuk nasional.

Ke depan, PT Semen Padang berupaya memperluas ruang kolaborasi melalui penyediaan material lain, termasuk filler yang dapat dimanfaatkan dalam proses produksi pupuk NPK. Selain mempertahankan kemitraan dengan PT Pusri, perusahaan juga membuka peluang kerja sama dengan PT Petrokimia Gresik meskipun hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi.

Untuk mendukung rencana tersebut, unit Bisnis Non Semen dan Produk Turunan telah menyiapkan berbagai langkah, seperti pemaparan keunggulan teknis produk, penyediaan data mutu dan konsistensi pasokan, hingga penjajakan uji coba material agar sesuai dengan kebutuhan operasional industri pupuk.

PT Semen Padang juga memperkuat koordinasi dengan Semen Indonesia Group (SIG) guna menghadirkan solusi yang lebih kompetitif. 

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kemitraan jangka panjang sekaligus meningkatkan pertumbuhan bisnis dan pendapatan perusahaan.

Dari pihak PT Pusri Palembang, Yuliana menjelaskan bahwa kunjungan ini difokuskan untuk mengevaluasi kerja sama penyediaan binder clay yang telah berjalan serta mengkaji kemungkinan penggunaan material lain sebagai filler dalam produksi pupuk. 

Menurutnya, meningkatnya kebutuhan pupuk nasional mendorong perusahaan mencari bahan baku alternatif yang efisien, berkualitas, dan mampu mendukung peningkatan kapasitas produksi.

Hal serupa disampaikan Prima Arinugroho dari PT Petrokimia Gresik. Ia mengatakan kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung proses produksi di PT Semen Padang sekaligus mempelajari potensi pemanfaatan binder clay dan filler sebagai alternatif bahan baku di masa depan.

Prima menambahkan, sinergi antara industri semen dan industri pupuk memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan. Karena itu, kolaborasi antarsektor diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak maupun industri nasional.

Selain berdiskusi, rombongan PT Pusri Palembang dan PT Petrokimia Gresik turut mengunjungi sejumlah fasilitas strategis milik PT Semen Padang, seperti area operasional pabrik, workshop, serta rumah contoh Sepablock yang menjadi salah satu produk inovasi perusahaan.

Melalui pertemuan tersebut, PT Semen Padang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan sesama BUMN dalam membangun rantai pasok nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. 

Pengembangan bisnis nonsemen serta perluasan kemitraan strategis diyakini dapat meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan industri nasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update