Notification

×

Iklan

Said Iqbal Turun Tangan Kasus PHK Tokopedia–TikTok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:43 WIB Last Updated 2026-07-05T11:11:49Z

Said Iqbal. 

Jakarta. Rakyatterkini.com – Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyatakan akan turun langsung untuk menelusuri isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Tokopedia dan TikTok. 

Langkah ini dilakukan agar pemerintah mendapatkan informasi yang lengkap sebelum mengambil keputusan lanjutan.

Ia mengatakan telah menyiapkan waktu untuk bertemu baik dengan pihak pekerja maupun manajemen perusahaan. Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya berpegang pada satu sumber informasi saja dalam menangani kasus ketenagakerjaan.

“Saya akan bertemu langsung dengan semua pihak terkait. Kita perlu melihat persoalan ini secara menyeluruh, tidak boleh sepihak,” ujarnya Minggu (5/7/2026).

Said menilai industri ekonomi digital memiliki pola yang berbeda dibandingkan sektor manufaktur, sehingga penanganan isu ketenagakerjaan di dalamnya juga harus lebih komprehensif. Ia menyebut Tokopedia dan TikTok sebagai bagian dari ekosistem platform digital yang dinamis.

Karena itu, ia berencana melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan untuk melakukan pendalaman bersama guna mengidentifikasi akar permasalahan secara jelas.

Jika dalam proses penelusuran ditemukan adanya pelanggaran aturan ketenagakerjaan, pemerintah disebut akan menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Negara, katanya, wajib memastikan hak pekerja tetap terlindungi.

Namun di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya melihat kondisi bisnis perusahaan secara objektif. Bila PHK terjadi akibat tekanan pasar, perubahan model usaha, atau penurunan kinerja, maka penyelesaiannya perlu dilakukan melalui dialog antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja.

“Tidak semua kasus PHK penyebabnya sama. Kalau berkaitan dengan kondisi usaha, maka solusi harus dicari bersama agar tetap adil bagi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan perusahaan,” jelasnya.

Said juga mencontohkan pendekatan dialog yang sebelumnya pernah digunakan pemerintah dan berhasil mencegah PHK terhadap sekitar 4.000 pekerja dalam kasus lain.

Ia berharap pendekatan serupa dapat diterapkan dalam kasus di sektor ekonomi digital ini, dengan tetap mengutamakan penyelesaian langsung di lapangan.

Di sisi lain, perusahaan melalui entitasnya di Indonesia, PT Tokopedia, disebut melakukan efisiensi besar-besaran yang berdampak pada PHK hingga sekitar 90 persen karyawan eks Tokopedia.

Sejak 2024, kepemilikan Tokopedia telah beralih kendali ke TikTok Pte. Ltd. setelah GoTo Gojek Tokopedia Tbk melepas sebagian besar sahamnya, sehingga kini hanya menjadi pemegang saham minoritas.

Direktur GoTo, Simon Tak Leung Ho, dalam surat kepada BEI (3/7/2026), menyatakan perusahaan menghormati keputusan manajemen Tokopedia terkait rencana penyesuaian organisasi tersebut.

Said menambahkan arahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah harus hadir untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga iklim usaha tetap sehat. 

Ia menegaskan kembali setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan fakta, dialog, dan ketentuan hukum yang berlaku. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update