Notification

×

Iklan

RKPD 2027 Padang Pariaman Fokus pada Pemulihan Pascabencana

Senin, 20 Juli 2026 | 16:14 WIB Last Updated 2026-07-20T10:57:43Z

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis ikuti rakor

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2027 harus memberikan perhatian khusus pada upaya pemulihan pascabencana. 

Langkah tersebut dinilai penting mengingat meningkatnya ancaman bencana akibat perubahan iklim serta ketidakpastian kondisi ekonomi yang dihadapi daerah.

Pernyataan itu disampaikan John Kenedy Azis saat membuka sekaligus memimpin Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Penyusunan RKPD Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II Tahun 2026 di Dempo Anai Land, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Jumat (17/7).

Menurutnya, hasil pembahasan dalam rapat tersebut akan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah pada tahun mendatang. Keputusan yang diambil akan memengaruhi kebijakan anggaran, penentuan prioritas penggunaan sumber daya, hingga efektivitas pelaksanaan program pembangunan.

Rakerda dihadiri oleh Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Inspektur, Sekretaris DPRD, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, sekretaris perangkat daerah, serta seluruh camat di Kabupaten Padang Pariaman.

Bupati menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 dilakukan di tengah berbagai tantangan, baik yang berasal dari dinamika ekonomi global dan nasional maupun dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan masyarakat.

Ia menuturkan, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Padang Pariaman dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, menghambat aktivitas ekonomi warga, serta berdampak terhadap pelayanan publik dan kondisi sosial masyarakat.

Untuk itu, pemerintah daerah akan menerapkan konsep build back better, yakni membangun kembali dengan kualitas yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkelanjutan.

"Kita tidak hanya fokus membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan proses pembangunan dilakukan dengan standar yang lebih baik agar daerah semakin tangguh menghadapi bencana di masa mendatang," ujar John Kenedy Azis.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memasukkan program pemulihan pascabencana ke dalam RKPD Tahun 2027. Program tersebut meliputi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, penguatan sistem drainase, pengendalian banjir, penataan kawasan rawan longsor, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Selain itu, Bupati menegaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2027, yaitu "Transformasi Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Ketahanan Pangan, Kesejahteraan Sosial, dan Pemulihan Pascabencana", harus menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menyusun program kerja.

Menurutnya, transformasi ekonomi tidak semata-mata mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus mampu menciptakan pemerataan kesejahteraan, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat ketahanan daerah terhadap berbagai tantangan.

Di sisi lain, John Kenedy Azis mengingatkan agar seluruh OPD menyusun program secara realistis dengan mempertimbangkan kondisi fiskal nasional yang masih belum menentu.

Ia mengatakan pemerintah daerah belum dapat memastikan bagaimana kemampuan keuangan daerah ke depan, termasuk kemungkinan berlanjut atau tidaknya kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan perencanaan pembangunan.

"Pemerintah harus tetap bergerak, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan terus menyusun langkah pembangunan yang tepat meskipun berada di tengah ketidakpastian," katanya.

Ia juga mengungkapkan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi, serta percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

Melalui Rakerda tersebut, pemerintah daerah berharap dapat menyusun arah pembangunan yang jelas sehingga berbagai infrastruktur yang terdampak bencana dapat segera dipulihkan, perekonomian masyarakat meningkat, dan kesejahteraan warga terus membaik.

Sementara itu, Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Padang Pariaman, Nofrianti, menjelaskan bahwa Rakerda bertujuan mengevaluasi capaian kinerja perangkat daerah hingga Triwulan II Tahun 2026 sekaligus merumuskan arah kebijakan pembangunan untuk Tahun 2027.

Menurutnya, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dalam pelaksanaan program, menyusun strategi percepatan pencapaian target pembangunan pada Semester II Tahun 2026, serta menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan RPJMD, RKPD, kebijakan pembangunan nasional, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Ia berharap Rakerda mampu memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen seluruh perangkat daerah sehingga target pembangunan Kabupaten Padang Pariaman dapat diwujudkan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan. (suger*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update