Notification

×

Iklan

Revitalisasi Pasar Cimalaka Ditolak, Jalan Nasional Lumpuh

Senin, 06 Juli 2026 | 23:57 WIB Last Updated 2026-07-06T16:57:00Z

Ratusan pedagang menggelar aksi demonstrasi 

Jakarta, Rakyatterkini.com - Ratusan pedagang yang tergabung dalam Ikatan Warga Pasar Cimalaka (Ikwapaci) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (6/7/2026). 

Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan penolakan terhadap pelaksanaan revitalisasi Pasar Cimalaka dengan memblokir Jalan Nasional Bandung–Cirebon.

Aksi tersebut sempat membuat arus lalu lintas di jalur nasional itu terhenti. Para demonstran membakar ban bekas di tengah jalan, memasang spanduk berisi tuntutan penundaan revitalisasi, serta menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian.

Penutupan jalan oleh massa menyebabkan kemacetan panjang di kedua arah, baik dari Bandung menuju Cirebon maupun sebaliknya. Untuk mengendalikan situasi, aparat gabungan dari Polres Sumedang, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP diterjunkan ke lokasi. Kendaraan berukuran kecil kemudian dialihkan ke sejumlah jalur alternatif guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Ketua Ikwapaci, Dian Kusdian, menjelaskan bahwa para pedagang tidak menolak program revitalisasi pasar. Namun, mereka keberatan apabila proses pengosongan pasar dilakukan sebelum adanya kesepakatan resmi yang mengakomodasi kepentingan seluruh pedagang.

Menurut Dian, masih terdapat tiga persoalan utama yang belum terselesaikan. Pertama, lokasi penampungan sementara dinilai belum memadai. Kedua, besaran biaya sewa kios relokasi belum mencapai kesepakatan. Ketiga, ukuran kios yang disediakan dianggap terlalu kecil untuk menunjang aktivitas usaha para pedagang.

Ia mencontohkan pedagang daging yang memiliki lemari pendingin (freezer) sepanjang tiga meter, sementara kios relokasi hanya berukuran sekitar 1,5 x 2 meter. Kondisi tersebut dinilai tidak memungkinkan pedagang menjalankan usahanya selama proses revitalisasi berlangsung.

Melalui aksi tersebut, Ikwapaci yang mewakili ratusan pedagang mendesak Pemerintah Kabupaten Sumedang agar menunda sementara rencana pengosongan Pasar Cimalaka. Mereka juga meminta pemerintah segera membuka ruang dialog dan musyawarah guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update