![]() |
| Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat memimpin Monev bersama Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan tim pada Rabu (22/7/2026) di Gedung Indojolito, Batusangkar. |
Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pelaksana Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tambahan untuk pembangunan pascabencana.
Ia meminta agar seluruh kegiatan dijalankan secara ketat sesuai dengan regulasi dan peraturan yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan tim pada Rabu (22/7/2026) di Gedung Indojolito, Batusangkar.
"Saya minta kepada OPD terkait untuk mempedomani aturan dalam melaksanakan pembangunan TKD Tambahan ini. Manfaatkan pendampingan dari Kejari Tanah Datar agar di kemudian hari tidak ada yang berurusan dengan penegak hukum," ujar Eka Putra.
Bupati menjelaskan dalam tiga tahun terakhir, Kabupaten Tanah Datar beruntung mendapat perhatian pusat setelah beruntun dilanda bencana alam. Mulai dari banjir bandang dan longsor akibat erupsi Gunung Marapi pada 11 Mei 2024, hingga cuaca ekstrem serupa pada akhir 2025 dan awal 2026.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden, Mendagri, Pemerintah Provinsi, dan seluruh pihak terkait atas alokasi TKD Tambahan pascabencana ini," tambahnya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memacu percepatan realisasi anggaran tersebut. Berdasarkan data terbaru, progres pelaksanaan fisik dan administrasi di lapangan kini telah menyentuh angka 7 persen.
"Realisasi saat ini sudah mencapai 7 persen dan prosesnya terus berjalan, mulai dari tender hingga pengerjaan fisik. Capaian ini dipastikan akan terus bertambah seiring waktu," jelas Eka Putra.
Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, menjelaskan kunjungan tim Monev bertujuan untuk memastikan ketepatan penggunaan dana tersebut. Berdasarkan data dashboard Kemendagri, Tanah Datar tercatat sebagai salah satu daerah dengan respons penyerapan dana tercepat.
"Kabupaten Tanah Datar adalah salah satu daerah yang sangat cepat dan tanggap dalam merealisasikan dana TKD Tambahan. Karena itu, hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk meninjau," kata Kastorius.
Kastorius juga memberikan apresiasi khusus terhadap langkah preventif Pemkab Tanah Datar yang melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam mengawal aspek hukum penggunaan anggaran.
Rapat Monev ini turut dihadiri secara virtual oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, A. Fatoni. Sementara pejabat yang hadir langsung di antaranya:
Fernando Siagian (Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Kemendagri),
Etris Dsem (Sekretaris BPKAD Provinsi Sumbar)Abdurrahman Hadi (Sekda Tanah Datar), Kepala OPD di lingkup Pemkab Tanah Datar. (Farid)


