Notification

×

Iklan

Polda Sumbar Ungkap 705 Kasus Narkoba Semester I 2026

Rabu, 01 Juli 2026 | 12:18 WIB Last Updated 2026-07-01T07:51:03Z

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol. Wedy Mahadi.

Padang, Rakyatterkini.com — Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memaparkan hasil pengungkapan kasus narkoba selama enam bulan pertama tahun 2026, yakni periode Januari hingga Juni. 

Dalam rentang waktu tersebut, ribuan kasus berhasil ditangani oleh jajaran kepolisian di seluruh wilayah Sumbar.

Secara keseluruhan, tercatat 705 kasus tindak pidana narkotika berhasil diungkap oleh Polda Sumbar bersama polres dan polresta di berbagai kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 916 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, menjelaskan dari total perkara tersebut, Ditresnarkoba Polda Sumbar menangani 128 kasus. Sisanya merupakan hasil pengungkapan dari 19 polres dan polresta yang ada di wilayah Sumatera Barat.

Ia juga merinci dari 916 tersangka yang diamankan, sebanyak 177 orang merupakan hasil penanganan Ditresnarkoba Polda Sumbar, sementara selebihnya berasal dari jajaran kepolisian di daerah. Seluruh tersangka saat ini telah memasuki tahap penyidikan dan proses administrasi hukum.

Selain menangkap para pelaku, aparat kepolisian juga menyita barang bukti dalam jumlah besar sepanjang semester pertama 2026. Barang bukti tersebut meliputi sabu seberat 41,66 kilogram, ganja seberat 586,3 kilogram, serta 593 butir pil ekstasi.

Wedy menambahkan, sejumlah barang bukti yang ditampilkan dalam konferensi pers masih menunggu penetapan status pemusnahan dari pihak berwenang. Ia menyebutkan bahwa pemusnahan barang bukti akan kembali dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat.

Salah satu pengungkapan yang menonjol adalah keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 8 kilogram di area Bandara Internasional Minangkabau (BIM). 

Keberhasilan tersebut, menurutnya, tidak lepas dari kerja sama yang baik antara kepolisian dan pihak pengelola bandara sehingga barang terlarang itu berhasil diamankan sebelum sempat dikirimkan. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update