Solok, Rakyatterkini.com - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (ULP) Solok menggelar sosialisasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan pemanfaatan aplikasi PLN Mobile di SMKN 1 Solok, Selasa (21/7).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa dan tenaga pendidik tentang pentingnya penggunaan listrik yang aman sekaligus memperkenalkan layanan digital PLN.
Sekitar 50 peserta yang terdiri dari siswa dan majelis guru mengikuti kegiatan tersebut. Tim PLN ULP Solok diterima langsung oleh Kepala SMKN 1 Solok, Harmen, yang menyambut baik pelaksanaan edukasi tersebut.
Dalam sosialisasi, peserta memperoleh penjelasan mengenai berbagai potensi bahaya listrik beserta langkah-langkah pencegahannya.
Materi yang disampaikan mencakup penggunaan instalasi listrik yang sesuai standar, larangan beraktivitas di sekitar jaringan listrik yang berisiko, hingga tindakan yang perlu dilakukan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.
PLN juga memperkenalkan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana layanan digital yang memudahkan pelanggan. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat membeli token listrik, membayar tagihan, mengajukan pemasangan baru maupun penambahan daya, menyampaikan pengaduan gangguan, serta mengakses berbagai layanan kelistrikan lainnya secara praktis.
Kepala SMKN 1 Solok, Harmen, mengapresiasi inisiatif PLN yang menghadirkan edukasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kesadaran siswa dalam menggunakan listrik secara aman sekaligus mengenalkan kemudahan layanan digital kepada generasi muda.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menjelaskan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan yang andal sekaligus mengutamakan keselamatan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa penggunaan listrik yang aman membutuhkan peran aktif semua pihak. Karena itu, PLN terus mengedukasi masyarakat, termasuk kalangan pelajar, agar terbentuk budaya menggunakan listrik secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Di sisi lain, PLN juga terus mendorong pemanfaatan PLN Mobile sebagai solusi layanan kelistrikan yang cepat, mudah, dan terintegrasi.
Menurut Ririn, pelajar memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat menyebarkan pengetahuan mengenai keselamatan ketenagalistrikan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab mengenai penggunaan listrik yang aman serta berbagai fitur dalam aplikasi PLN Mobile.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan semakin meningkat, sekaligus mendorong pemanfaatan layanan digital secara lebih luas. Kolaborasi bersama dunia pendidikan diharapkan dapat melahirkan generasi yang peduli terhadap keselamatan dalam penggunaan listrik dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga tercipta ekosistem kelistrikan yang aman, modern, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi pelanggan.(da*)


