Notification

×

Iklan

PIAGEX 2026 Jadi Panggung Talenta Digital Muda di Padang

Senin, 27 Juli 2026 | 12:45 WIB Last Updated 2026-07-27T05:45:00Z

Wadah Kreativitas Talenta Animasi dan Gim di Kota Padang

Padang, Rakyatterkini.com  – Ribuan masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga pelaku industri kreatif memadati Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kota Padang, pada Minggu (26/7/2026), untuk menghadiri pembukaan Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 25–27 Juli 2026 itu menjadi ajang bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan di bidang animasi, pengembangan gim, dan teknologi digital. Selain pameran, PIAGEX juga dirancang sebagai wadah yang mempertemukan dunia pendidikan dengan industri kreatif agar tercipta kolaborasi yang berkelanjutan.

Prof. James Hellyward yang hadir dalam pembukaan acara menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, PIAGEX sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota pintar yang tetap berlandaskan nilai agama, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan yang dibutuhkan industri kreatif, khususnya sektor gim dan animasi.

Prof. James berharap PIAGEX terus berkembang dan mampu menjadi agenda bertaraf internasional. Dengan begitu, Kota Padang dapat semakin dikenal sebagai daerah yang melahirkan talenta-talenta unggul di bidang teknologi kreatif.

Ketua Panitia PIAGEX 2026, Bayu R. Fajri, menjelaskan bahwa penyelenggaraan acara merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Padang, Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) TIK SMP Kota Padang, serta berbagai pelaku industri kreatif.

Direktur Sekolah Vokasi UNP, Yudi Antomi, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Menurutnya, kegiatan seperti PIAGEX memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mengembangkan kreativitas sesuai kebutuhan dunia kerja.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sekitar 300 peserta ambil bagian dalam tujuh kategori perlombaan. Kompetisi yang digelar meliputi desain gim tingkat SMP, pembuatan gim edukasi untuk guru, lomba animasi pendek, hingga kompetisi live coding pengembangan gim bagi pelajar.

Wakil Ketua Dewan Pengarah PIAGEX sekaligus Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi Diskominfo Kota Padang, Romy Elpa Segas, menilai kegiatan tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.

Ia menjelaskan bahwa PIAGEX diprioritaskan untuk memberikan ruang kepada siswa SD dan SMP di Kota Padang agar dapat mengembangkan minat dan bakat di bidang animasi, pemrograman, serta pembuatan gim. Romy optimistis kegiatan tersebut akan melahirkan talenta-talenta baru yang mampu berkontribusi pada perkembangan industri kreatif di masa mendatang.

Dukungan juga datang dari pelaku industri. Piapi Studio, salah satu pengembang gim lokal, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan gim kasual multipemain berjudul Animbox Smash. Founder Piapi Studio, Rinaldo Afandi, mengapresiasi hadirnya PIAGEX sebagai wadah yang mendorong pertumbuhan industri kreatif di Kota Padang.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki semangat belajar dan kemauan untuk terus berkarya karena industri kreatif membutuhkan proses, kreativitas, serta inovasi yang berkelanjutan.

Manfaat kegiatan ini turut dirasakan oleh sekolah peserta. SMP Negeri 30 Padang melalui komunitas Cyber Thirty Hub berhasil menampilkan sejumlah karya gim hasil pengembangan siswanya. Guru pembimbing Novia Indra mengungkapkan bahwa sekolahnya berhasil menghasilkan lima gim, dengan dua tim lolos ke babak turnamen pengembangan gim.

Ia menyampaikan apresiasi kepada UNP dan panitia PIAGEX yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang animasi dan pengembangan gim.

Hal serupa disampaikan Kepala SMP Maria, Friska Samosir. Sekolahnya mengirimkan tim RG2 untuk kategori gim edukasi dan tim Germada pada kategori gim petualangan. Menurut Friska, PIAGEX menjadi sarana positif dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif di lingkungan sekolah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan sehingga semakin banyak sekolah dan pelajar yang memperoleh kesempatan mengembangkan kreativitas sekaligus menghasilkan karya di bidang industri kreatif.

Lebih dari sekadar pameran dan kompetisi, PIAGEX 2026 menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan, pemerintah, dan industri. Melalui kegiatan ini, Kota Padang menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi muda yang siap bersaing di sektor animasi, gim, dan ekonomi kreatif digital.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update