Notification

×

Iklan

Pemprov Sumbar Tingkatkan Akustik Masjid

Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB Last Updated 2026-07-15T02:18:00Z

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi membuka Pelatihan 

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya meningkatkan kualitas sistem tata suara di masjid sebagai salah satu langkah mendukung kenyamanan masyarakat dalam beribadah. 

Suara imam maupun khatib yang terdengar jelas diyakini mampu menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk dan membuat jemaah semakin betah berada di rumah ibadah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, saat membuka Pelatihan Akustik Masjid Batch III Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumbar di Hotel UNP Hospitality and Convention, Selasa (14/7/2026).

Menurut Arry, sistem akustik yang baik bukan sekadar persoalan perangkat suara, tetapi memiliki peran penting dalam menunjang kualitas pelaksanaan ibadah. Kejelasan suara imam saat membaca Al-Qur'an maupun penyampaian khotbah akan membantu seluruh jemaah, termasuk yang berada di bagian belakang masjid, mengikuti rangkaian ibadah dengan lebih baik.

Ia menegaskan bahwa fasilitas penunjang di rumah ibadah harus mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. Oleh karena itu, kualitas tata suara perlu mendapat perhatian agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara jelas.

Arry juga mengapresiasi komitmen DMI Sumatera Barat yang secara konsisten menggelar pelatihan akustik hingga memasuki angkatan ketiga. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi pemerintah daerah yang menjadikan masjid dan surau sebagai pusat pembinaan umat sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk memakmurkan masjid karena didukung fasilitas yang nyaman, termasuk sistem suara yang berkualitas.

Lebih lanjut, Arry menjelaskan bahwa kejernihan suara tidak hanya ditentukan oleh mahal atau murahnya perangkat sound system. Penempatan pengeras suara, pengaturan sistem audio, kondisi ruangan, hingga kemampuan operator dalam mengoperasikan peralatan menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas suara.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sumbar, saat ini terdapat sekitar 19.741 masjid dan musala yang tersebar di 19 kabupaten dan kota. Karena itu, peningkatan kemampuan pengurus masjid dalam mengelola sistem tata suara dinilai perlu terus dilakukan agar semakin banyak rumah ibadah yang memiliki kualitas akustik yang baik.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memakmurkan masjid. Dengan kualitas suara yang jernih, jemaah akan lebih mudah mengikuti ibadah, ceramah, maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Selain memberikan pembekalan teknis, peserta juga diajak saling bertukar pengalaman dan mencari solusi atas berbagai kendala akustik yang dihadapi di masjid masing-masing.

Pelatihan Akustik Masjid Batch III diikuti 100 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Peserta terdiri dari pengurus masjid, pengurus DMI, teknisi, marbut atau garin, serta pengelola rumah ibadah. Kegiatan berlangsung selama satu hari dengan dua sesi pembelajaran yang diawali pre-test dan ditutup dengan post-test.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang, mengoperasikan, serta mengoptimalkan sistem akustik masjid sehingga menghasilkan suara yang jernih, merata, dan nyaman didengar oleh seluruh jemaah. 

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Paragon Corp, TOA, dan Bank Nagari. Hadir dalam pembukaan kegiatan antara lain Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat DMI H. Rofiqul Umam, Ketua PW DMI Sumbar Prof. Dr. KH. Ganefri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat H. Mustapa, M.A., serta jajaran pengurus DMI lainnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update