Notification

×

Iklan

Pemko Bukittinggi Salurkan Insentif Guru dan Garin

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:46 WIB Last Updated 2026-07-30T15:46:00Z

735 Guru dan 154 Garin di Bukittinggi Terima Insentif 

Bukittinggi, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan insentif Triwulan II Tahun Anggaran 2026 kepada para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), 

Pendidikan Al-Qur'an (PQ), Rumah Tahfiz Al-Qur'an (RTQ), pondok pesantren, guru sekolah swasta, serta garin masjid dan musala. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Ibnu Asis menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berbudaya menjadi salah satu fokus pembangunan Kota Bukittinggi. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus memberikan dukungan kepada tenaga pendidik keagamaan dan garin melalui pemberian insentif serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi, Iddal, menjelaskan bahwa seluruh guru dan garin penerima insentif telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tersebut mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Untuk mendukung program tersebut, Pemko Bukittinggi mengalokasikan anggaran sebesar Rp57,312 juta pada tahun 2026 sebagai pembayaran iuran kepesertaan.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, menilai peran guru agama, ustaz, dan ustazah sangat strategis dalam membentuk generasi yang religius melalui pendidikan Al-Qur'an. 

Menurutnya, para pendidik tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman hidup.

Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah menganggarkan dana sebesar Rp7,782 miliar pada APBD Tahun 2026 untuk insentif guru MDTA, TPQ, PQ, RTQ, pondok pesantren, guru swasta, serta garin masjid dan musala.

Khusus untuk penyaluran Triwulan II, insentif diberikan kepada 735 guru dan 154 garin dengan total dana yang dicairkan mencapai Rp1.687.400.000. 

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para penerima sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi mereka dalam bidang pendidikan keagamaan dan pelayanan rumah ibadah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update