Notification

×

Iklan

Pemkab Solsel Perkuat Peran UPZ Masjid

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:24 WIB Last Updated 2026-07-21T16:24:00Z

Pemkab dan Baznas Solsel Dorong Penghimpunan ZIS Lebih Maksimal

Solsel, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berada di masjid-masjid. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus mendukung program pengentasan kemiskinan di daerah.

Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, mengatakan zakat memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain menjadi kewajiban bagi umat Islam, zakat juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama, mampu mengurangi kesenjangan sosial, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui UPZ Masjid yang digelar di Hotel Pesona Alam Sangir, Selasa (21/7/2026).

Menurut Khairunas, di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Jika dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, dana zakat dapat dimanfaatkan untuk membantu pengentasan kemiskinan, mendukung sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penanganan bencana.

Ia juga menekankan bahwa fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat. Karena itu, keberadaan UPZ di setiap masjid dinilai sangat strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pendistribusiannya lebih tepat sasaran.

Khairunas mengajak seluruh pengurus masjid menjadi mitra Baznas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat sesuai syariat Islam, sekaligus mendukung pembentukan maupun penguatan UPZ di seluruh masjid di Solok Selatan.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan akan terus memberikan dukungan terhadap pengelolaan zakat melalui sinergi dengan Baznas. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat gerakan sadar zakat dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Baznas Solok Selatan, Zulfajriadi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk sekitar 40 UPZ di berbagai wilayah. Namun, hanya sekitar 10 UPZ masjid yang aktif secara rutin menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah.

Kondisi tersebut menjadi alasan Baznas untuk terus melakukan sosialisasi, optimalisasi, serta mempercepat penguatan peran UPZ di tingkat masjid. Upaya ini bertujuan menggali potensi ZIS yang masih belum tergarap secara maksimal sekaligus mendorong seluruh UPZ di setiap nagari agar lebih aktif dalam menghimpun dana umat.

Selain meningkatkan jumlah penghimpunan, Baznas juga terus memperkuat kapasitas para pengurus UPZ agar pengelolaan zakat dilakukan secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat diharapkan semakin meningkat.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Fitriyoni, menegaskan bahwa Baznas bersama UPZ memiliki peran penting dalam menghimpun sekaligus menyalurkan zakat kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Ia berharap seluruh pengurus UPZ masjid tidak hanya aktif mengumpulkan dana ZIS, tetapi juga memastikan penyalurannya tepat sasaran karena mereka dinilai paling memahami kondisi warga di lingkungan masing-masing.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update