Notification

×

Iklan

Pariaman Ajukan Tambahan Dana Perbaikan Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:12 WIB Last Updated 2026-07-18T12:12:00Z

Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Direktur PAUD Kemendikdasmen.

Pariaman, Rakyatterkini.com - Pemko Pariaman mengajukan tambahan bantuan kepada pemerintah pusat untuk revitalisasi gedung sekolah serta pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri. 

Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus memperluas akses layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah tersebut.

Sebelumnya, Kota Pariaman telah memperoleh bantuan revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

Meski demikian, masih terdapat sejumlah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat, terutama akibat bencana, sehingga memerlukan penanganan lanjutan.

Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat melakukan audiensi dengan Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Kurniawan, di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya Pemko Pariaman dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. 

Pada kesempatan tersebut, Yota Balad menyerahkan proposal yang berisi permohonan tambahan dana revitalisasi bagi sekolah-sekolah yang masih membutuhkan perbaikan.

Berdasarkan data pemerintah daerah, masih ada sejumlah sekolah dengan kondisi bangunan yang rusak sedang hingga berat. Pemko berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat rehabilitasi sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu.

"Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan tambahan bantuan revitalisasi agar seluruh siswa dapat belajar di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan representatif," ujar Yota Balad.

Selain rehabilitasi sekolah, Pemko Pariaman juga mengusulkan pembangunan TK Negeri baru. Kehadiran sekolah tersebut dinilai penting untuk memperluas pemerataan layanan PAUD sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Tak hanya itu, pemerintah daerah turut mengajukan sejumlah kebutuhan lain di sektor pendidikan, seperti pembangunan ruang kelas baru, ruang belajar, ruang guru, ruang kepala sekolah, penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai, sarana bermain edukatif untuk PAUD, hingga perlengkapan pembelajaran yang sesuai dengan standar pelayanan pendidikan.

Direktur PAUD Kemendikdasmen, Kurniawan, mengapresiasi komitmen Pemko Pariaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, proposal yang diajukan akan dipelajari dan dievaluasi sesuai dengan ketentuan, skala prioritas program, serta ketersediaan anggaran pemerintah pusat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan melalui berbagai program bantuan guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan anak sejak usia dini.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh semangat kerja sama. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemko Pariaman dan Kemendikdasmen dalam mewujudkan pembangunan fasilitas pendidikan yang merata dan berkelanjutan.

Usai pertemuan, Yota Balad yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pariaman, Hertati Taher, menyatakan optimistis komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat akan membuka peluang lebih besar bagi daerah untuk memperoleh dukungan pembangunan di bidang pendidikan.

Ia menegaskan, Pemko Pariaman akan terus memperjuangkan kebutuhan sektor pendidikan, baik terkait tenaga pendidik maupun penyediaan sarana dan prasarana. 

Harapannya, seluruh anak di Kota Pariaman dapat menikmati layanan pendidikan berkualitas dengan fasilitas yang memadai sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update