Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang Panjang kini berada pada tahap akhir pengusulan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kepada Pemerintah Pusat.
Apabila usulan tersebut mendapat persetujuan, pembangunan USB PAUD ini diharapkan menjadi awal hadirnya PAUD negeri pertama di Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), yang hingga saat ini belum memiliki fasilitas PAUD negeri.
Tahapan akhir pengajuan ditandai dengan penyempurnaan dokumen perencanaan serta agenda penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pembangunan USB PAUD Angkatan II. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 22 Juli 2026 di Yogyakarta.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan, pengajuan bantuan tersebut merupakan langkah pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan pendidikan bagi anak usia dini sekaligus mendukung pelaksanaan Program Wajib Belajar Satu Tahun Pendidikan Prasekolah.
Menurutnya, keberadaan USB PAUD menjadi upaya strategis agar seluruh anak di Padang Panjang mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan usia dini yang berkualitas sejak awal.
“Pendidikan anak usia dini merupakan investasi penting dalam membangun generasi yang unggul. Melalui program USB PAUD, pemerintah berupaya memastikan layanan pendidikan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat,” ujar Hendri.
Ia menjelaskan, saat ini Padang Panjang baru memiliki satu PAUD formal negeri, yaitu TK Negeri Pembina yang berada di Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat. Sementara Kecamatan Padang Panjang Timur masih belum memiliki PAUD negeri.
Keterbatasan tersebut menjadi salah satu alasan utama pemerintah daerah mengajukan pembangunan USB PAUD agar masyarakat memiliki alternatif layanan pendidikan yang lebih dekat, berkualitas, serta mudah diakses.
Hendri menambahkan, keberhasilan pengajuan bantuan ini tidak lepas dari kerja sama antara Pemerintah Kota Padang Panjang dengan Bunda PAUD Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis.
Sebelumnya, Bunda PAUD juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat usulan pembangunan tersebut.
Ny. Maria berharap proses pengajuan dapat berjalan hingga tahap realisasi sehingga Kecamatan Padang Panjang Timur nantinya memiliki PAUD negeri pertama.
“Kami berharap hadirnya PAUD negeri di PPT dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, terjangkau, dan mudah dijangkau,” ungkapnya.
Selain memperluas akses pendidikan, pembangunan USB PAUD juga diyakini dapat meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) anak usia 5–6 tahun di Padang Panjang serta memperkokoh dasar pendidikan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Dengan masuknya proses ke tahap akhir, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap seluruh rangkaian finalisasi dokumen dan penandatanganan PKS dapat berjalan sesuai rencana. Jika terealisasi, bantuan tersebut akan menjadi langkah penting dalam pemerataan layanan pendidikan anak usia dini, terutama bagi warga Kecamatan Padang Panjang Timur.(da*)


