Jaakrta, Rakyatterkini.com- Seorang nelayan bernama Edi (30) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan sekitar Pulau Rimau, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Korban diduga tenggelam karena terlilit jaring ikan yang digunakannya saat melaut.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban di sekitar pesisir Pulau Rimau setelah melakukan operasi pencarian. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut bermula pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB ketika Edi bersama tiga rekannya berangkat melaut untuk memasang jaring. Setelah aktivitas menangkap ikan selesai, tiga rekannya lebih dulu kembali menuju daratan.
Saat berada di belakang rombongan, Edi tiba-tiba berteriak meminta pertolongan. Salah seorang rekannya, Zian, langsung berenang untuk memberikan bantuan. Namun derasnya arus laut serta kondisi Zian yang mulai kelelahan membuat genggamannya terhadap korban terlepas hingga Edi tenggelam dan menghilang.
Berdasarkan dugaan sementara, korban tidak mampu menyelamatkan diri karena tubuhnya terlilit jaring ikan yang sedang digunakan.
Komandan Tim Rescue Basarnas Pos Bakauheni, Restu Abdillah, mengatakan laporan nelayan hilang segera ditindaklanjuti dengan operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan. Korban akhirnya ditemukan di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi telah meninggal dunia.
"Dari hasil pencarian, korban berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia," kata Restu.
Setelah korban ditemukan, operasi pencarian resmi dihentikan. Basarnas juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, terutama ketika memasang jaring di wilayah yang memiliki arus deras, serta menggunakan perlengkapan keselamatan guna mengurangi risiko kecelakaan di laut.(da*)


