Notification

×

Iklan

Musala Gunung Talang Rampung Direnovasi

Senin, 20 Juli 2026 | 22:29 WIB Last Updated 2026-07-20T15:29:00Z

Satu-satunya Musala di Atas Gunung di Sumatra Rampung Direnovasi

Solok, Rakyatterkini.com  – Renovasi Musala Gunung Talang yang berada di kawasan Gunung Talang, Kabupaten Solok, telah rampung. Musala yang berdiri di ketinggian sekitar 2.207 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu menjadi satu-satunya tempat ibadah yang berada di kawasan puncak gunung di Sumatera.

Lokasinya berada tidak jauh dari jalur pendakian menuju puncak Gunung Talang, tepatnya di kawasan alun-alun gunung yang dikenal para pendaki sebagai lapangan bola.

Ketua Tim Renovasi, Nurdian Effendi, mengumumkan selesainya proses perbaikan melalui grup WhatsApp Mapala Universitas Andalas pada Sabtu (18/7/2026) malam sekitar pukul 21.15 WIB. Dalam pesannya, ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh pekerjaan renovasi berhasil diselesaikan sesuai rencana.

Program renovasi tersebut telah dipersiapkan sejak pertengahan Juni 2026. Perbaikan difokuskan pada pemasangan lantai baru, pembangunan fasilitas wudu yang lebih layak, peningkatan akses sumber air, serta pengecatan ulang bangunan musala.

Untuk mewujudkan renovasi itu, panitia membuka penggalangan dana dari masyarakat. Donasi tidak hanya berasal dari anggota Mapala Unand, tetapi juga dari berbagai kalangan yang ingin berkontribusi melalui amal jariyah demi mendukung kenyamanan para pendaki dalam beribadah.

Total kebutuhan biaya renovasi diperkirakan mencapai sekitar Rp13,65 juta dan seluruh dana yang dibutuhkan berhasil dihimpun dari para donatur.

Pengerjaan yang semula dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 19 Juli 2026 ternyata dapat diselesaikan lebih cepat, yakni pada malam 18 Juli 2026. Keberhasilan tersebut didukung oleh persiapan material yang telah dipotong dan dirakit di Padang sebelum diangkut ke lokasi beberapa hari sebelumnya.

Proses membawa material seperti rangka baja, tangki air, pipa, cat, hingga perlengkapan kerja ke kawasan gunung yang memiliki medan cukup berat menjadi tantangan tersendiri. Namun, berkat kerja sama relawan, anggota Mapala Unand, komunitas pecinta alam, para donatur, serta dukungan masyarakat setempat, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan lancar.

Setelah renovasi selesai, para pendaki diingatkan agar memanfaatkan musala sesuai fungsinya sebagai tempat beribadah. Musala diharapkan tidak digunakan untuk memasak, bermalam, ataupun aktivitas lain yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Tim renovasi juga mengajak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukik Bulek dan seluruh pendaki untuk bersama-sama menjaga kebersihan, kelestarian, serta kondisi musala agar tetap nyaman digunakan oleh para pendaki di masa mendatang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update