Notification

×

Iklan

Ledakan Pabrik di Semarang Tewaskan Satu Pekerja

Rabu, 01 Juli 2026 | 18:33 WIB Last Updated 2026-07-01T11:33:00Z


Jakarta, Rakyatterkini.com - Sebuah ledakan hebat terjadi di salah satu pabrik yang berada di Kawasan Industri Candi (KIC), Jalan Apel, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah pekerja lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang bersama mobil ambulans dan kendaraan pengangkut jenazah telah berada di area pabrik PT Raw Botanical Nusantara. Bekas darah terlihat di sekitar lokasi kejadian.

Bagian depan bangunan pabrik tampak masih utuh, namun kerusakan parah terlihat di sisi belakang. Sejumlah barang mengalami kerusakan, karung-karung berisi material berwarna hijau robek berserakan, sementara beberapa lembar atap seng tampak terlepas akibat kuatnya ledakan.

Seorang saksi bernama Budi mengaku mendengar suara ledakan yang sangat keras sebelum segera menuju lokasi untuk memberikan bantuan evakuasi.

"Suaranya sangat keras. Setelah itu saya langsung menuju lokasi," ujarnya.

Menurut Budi, tim yang melakukan penyisiran menemukan seorang korban di bagian belakang pabrik. Ia juga menyebutkan bahwa sebagian korban telah lebih dahulu dievakuasi ke rumah sakit.

"Korban luka diperkirakan sekitar tujuh orang, sedangkan satu orang meninggal dunia. Kemungkinan korban terkena dampak ledakan dan tertimpa bagian atap bangunan," katanya.

Ia menambahkan, seluruh korban merupakan karyawan pabrik yang sedang bekerja saat peristiwa terjadi. Ledakan juga menyebabkan kerusakan cukup besar pada area produksi.

Sementara itu, Wakil Komandan Pleton Damkar Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung memastikan kondisi area terdampak dan menemukan satu korban yang telah dinyatakan meninggal dunia.

Selama menunggu kedatangan ambulans dan tim identifikasi kepolisian (Inafis), petugas pemadam melakukan pengamanan sekaligus memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran lanjutan.

Berdasarkan dugaan awal, ledakan dipicu oleh tingginya tekanan pada mesin produksi. Menurut informasi yang diterima petugas dari karyawan, mesin tersebut menghasilkan panas yang tidak normal sebelum akhirnya meledak.

Petugas juga memperoleh keterangan bahwa pemeriksaan terhadap tekanan mesin sebenarnya hendak dilakukan, namun ledakan terjadi sebelum proses pengecekan sempat dilaksanakan. Mesin yang diduga menjadi sumber ledakan disebut merupakan mesin press yang bekerja dengan sistem menyerupai mesin vakum.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update