Notification

×

Iklan

Keluhan Seragam Mahal Warnai PPDB di SMPN 1 Batang Anai

Senin, 06 Juli 2026 | 23:17 WIB Last Updated 2026-07-06T16:17:00Z

Wali Murid SMPN 1 Batang Anai

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Proses penerimaan siswa baru menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Padang Pariaman mendapat sorotan. Sejumlah orang tua calon peserta didik di SMP Negeri 1 Batang Anai mengaku keberatan dengan dugaan kewajiban membeli paket seragam sekolah yang dinilai cukup mahal.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, paket seragam tersebut meliputi seragam olahraga, batik khas sekolah, pakaian muslimah, beserta berbagai atribut pendukung lainnya. 

Orang tua siswa menilai biaya yang harus dikeluarkan cukup besar, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Harga paket seragam tersebut disebut berada pada kisaran Rp800 ribu hingga Rp850 ribu.

Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan berharap pihak sekolah memberikan kebijakan yang lebih fleksibel. Menurutnya, seragam nasional berwarna putih-biru tidak menjadi persoalan, namun pembelian seragam tambahan sebaiknya tidak diwajibkan dalam waktu bersamaan melalui sekolah.

"Kami tidak keberatan membeli seragam nasional. Namun, untuk seragam tambahan, kami berharap pembeliannya tidak dipaksakan dan bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang tua," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Padang Pariaman segera mengambil langkah dengan melakukan penelusuran. Kepala Disdikbud Padang Pariaman, Hendri, dilaporkan mendatangi SMP Negeri 1 Batang Anai untuk meminta penjelasan langsung dari pihak sekolah serta Komite Sekolah.

Dinas Pendidikan menegaskan bahwa pengadaan seragam identitas di luar ketentuan seragam nasional tidak boleh bersifat wajib. Pelaksanaannya harus didasarkan pada kesepakatan bersama antara sekolah, komite, dan orang tua melalui forum rapat pleno yang berlangsung secara terbuka dan transparan.

Sementara itu, pihak sekolah bersama pengurus komite masih menggelar pembahasan internal. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyusun penjelasan resmi mengenai mekanisme pengadaan seragam dan administrasi bagi peserta didik baru.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update