Notification

×

Iklan

Identitas Mayat di Bawah Flyover BIM Akhirnya Terungkap

Jumat, 10 Juli 2026 | 11:17 WIB Last Updated 2026-07-10T04:17:00Z

Misteri Mayat di Bawah Jembatan Fly Over BIM Terungkap

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan rel kereta api Fly Over Duku, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, akhirnya berhasil diketahui. Korban berinisial R (41), yang diketahui berdomisili di Tangerang, Provinsi Banten.

Kepastian identitas korban diperoleh setelah Unit Identifikasi Polres Padang Pariaman bersama personel Satreskrim Polsek Batang Anai melakukan proses identifikasi di RS Bhayangkara Padang. Pemeriksaan tersebut dipimpin oleh Kepala Unit Identifikasi Polda Sumatera Barat.

Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Nedrawati, menjelaskan bahwa tim melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan identitas korban. Di antaranya dengan mengambil sidik jari secara manual, memanfaatkan perangkat identifikasi milik Polda Sumbar, serta mengukur panjang tubuh korban sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi tengkurap tanpa membawa identitas oleh seorang pelajar yang sedang berolahraga di sekitar lokasi. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara mengarah pada kasus bunuh diri dengan cara gantung diri, namun penyelidikan masih terus berlangsung.

Sebelumnya, warga Kasang, Kecamatan Batang Anai, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di bawah flyover kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Berdasarkan informasi awal, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi sebelum akhirnya dilaporkan kepada polisi.

Petugas dari Polsek Batang Anai bersama Polres Padang Pariaman kemudian melakukan pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta proses identifikasi terhadap korban. Saat itu, identitas maupun penyebab kematian korban belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap penyelidikan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update