Notification

×

Iklan

HUT ke-24, Pariaman Catat Deretan Prestasi Pembangunan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:18 WIB Last Updated 2026-07-02T21:18:00Z

Wali Kota Pariaman Yota Balad memotong kue 

Pariaman, Rakyatterkini.com – DPRD Kota Pariaman menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Pariaman di Ruang Rapat Utama DPRD, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi agenda pembuka dari rangkaian perayaan hari jadi kota dan dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan bahwa memasuki usia ke-24 tahun, Kota Pariaman telah mencatat berbagai kemajuan di berbagai sektor. Menurutnya, sejumlah capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Mulyadi.

Yota menjelaskan bahwa sejak resmi menjadi daerah otonom setelah dimekarkan dari Kabupaten Padang Pariaman pada 2 Juli 2002, Kota Pariaman terus berkembang secara bertahap. Berbagai program pembangunan dilakukan untuk memperluas pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa, sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan warga.

Ia mengakui masih banyak tantangan dan pekerjaan yang harus diselesaikan. Namun, selama kurang lebih dua tahun memimpin, pemerintah daerah telah berupaya semaksimal mungkin menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Berbagai pencapaian yang berhasil diraih tidak lepas dari dukungan seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Pariaman," ujar Yota Balad.

Sejumlah penghargaan berhasil diraih Kota Pariaman dalam dua tahun terakhir. Di antaranya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk tahun 2025 dan 2026. Selain itu, Kota Pariaman juga memperoleh predikat sebagai daerah dengan tingkat inflasi terendah secara nasional dari Kementerian Dalam Negeri serta Penghargaan Nasional Layanan E-Purchasing dari Wakil Presiden RI.

Prestasi lainnya meliputi UI Green City Metric Award 2025 dari Universitas Indonesia, penghargaan Apresiasi Bunda PAUD, penghargaan Program Digitalisasi Pembelajaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk produk unggulan Sulaman Kapalo Peniti Nareh dari Kementerian Hukum, hingga UHC Awards 2026 kategori Madya, beserta sejumlah penghargaan lainnya.

Di bidang ekonomi, Yota mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman pada 2025 mencapai 3,46 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat yang berada pada level 3,37 persen.

Selain itu, sejumlah indikator pembangunan juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 80,49 menjadi 81,27. Persentase penduduk miskin turun dari 4,26 persen menjadi 3,83 persen, tingkat pengangguran terbuka berkurang dari 5,32 persen menjadi 5,16 persen, sementara usia harapan hidup naik dari 74,37 tahun menjadi 74,62 tahun.

Yota menilai berbagai penghargaan dan peningkatan indikator pembangunan tersebut merupakan bukti keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan. Menurutnya, capaian itu juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan target RPJMD 2025–2030 melalui visi menjadikan Pariaman sebagai kota wisata yang maju, kreatif, berlandaskan nilai agama, dan berbudaya.

Pada kesempatan tersebut, Yota Balad turut menyampaikan apresiasi kepada para pendiri Kota Pariaman, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, alim ulama, kalangan akademisi, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi kondusif dan mendukung pembangunan Kota Tabuik.

Sidang Paripurna Istimewa dipimpin Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim. Acara itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Gubernur Sumatera Barat beserta jajaran Forkopimda Provinsi Sumbar, Forkopimda Kota Pariaman, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Ketua GOW Kota Pariaman Ny. Dina Mulyadi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Nelvia Afrizal, serta berbagai unsur masyarakat.

Turut hadir sebagai tamu kehormatan mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, yang mewakili tokoh masyarakat Kota Pariaman. Hadir pula para mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, organisasi kemasyarakatan, pejabat pemerintah, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update