![]() |
| Gunung Lewotobi Laki-Laki. |
Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 08.12 WITA.
Letusan tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.000 meter di atas puncak gunung atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas pekat dan bergerak ke arah utara hingga timur laut. Aktivitas erupsi juga terekam melalui seismograf dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter dan berlangsung sekitar 1 menit 34 detik.
Hingga saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada pada Level III atau Siaga. PVMBG mengimbau masyarakat, termasuk wisatawan, untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya.
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar kawasan gunung diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir lahar hujan, terutama di aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-Laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang perlu mewaspadai potensi tersebut antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi warga yang terdampak hujan abu vulkanik, PVMBG menyarankan penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan pada saluran pernapasan akibat paparan abu.(da*)


