Notification

×

Iklan

Geng Motor Bersenjata Serang Permukiman di Makassar

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:45 WIB Last Updated 2026-07-29T13:45:00Z

Sekelompok geng motor bersenjata anak panah busur menyerang permukiman warga

Jakarta, Rakyatterkini.com – Aksi penyerangan yang diduga dilakukan sekelompok geng motor bersenjata panah busur menggegerkan kawasan permukiman dan rumah kos di Jalan Skarda N, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden yang berlangsung secara tiba-tiba itu membuat warga panik dan berlarian mencari tempat aman.

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat sekelompok pelaku mendatangi kawasan permukiman dan berusaha menyerang warga yang berada di sekitar tempat kejadian.

Sejumlah penghuni rumah kos bersama warga tampak berlari menuju area yang memiliki pagar untuk menghindari ancaman dari para pelaku. Karena tidak berhasil melukai sasaran, kelompok tersebut kemudian melemparkan batu ke arah rumah-rumah warga.

Tidak hanya itu, para pelaku juga merusak beberapa sepeda motor yang terparkir di halaman rumah kos sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.

Ketua RW 7 setempat, Muh Ramli, mengungkapkan hingga kini belum ada laporan mengenai konflik atau perselisihan yang melibatkan warga di lingkungannya maupun dengan warga sekitar yang diduga menjadi pemicu kejadian tersebut.

"Kurang lebih ada 10 motor. Sempat lari saya," ujar Ramli saat berada di lokasi.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti dalam penyelidikan.

Polisi masih mendalami motif di balik aksi penyerangan tersebut. Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sari, Aiptu Irwan, mengatakan petugas sempat melakukan patroli ke wilayah itu, namun saat tiba di lokasi para pelaku telah membubarkan diri.

"Kami melakukan patroli ke wilayah tersebut, namun kejadian itu berlangsung singkat. Saat kami tiba di TKP, para pelaku sudah tidak ada," kata Irwan.

Menurut warga, kejadian ini merupakan yang pertama terjadi di kawasan tersebut. Padahal, lingkungan itu telah memiliki pos ronda dan sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang dijaga bersama oleh masyarakat dan aparat kepolisian.

Masyarakat berharap polisi dapat segera mengidentifikasi serta menangkap para pelaku agar aksi serupa tidak kembali terjadi dan keamanan warga tetap terjaga.(da^)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update