Notification

×

Iklan

Forbes: MrBeast Jadi Kreator Terkaya Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:17 WIB Last Updated 2026-07-13T17:17:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com - Industri kreator konten terus berkembang dan mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Untuk pertama kalinya, total pendapatan 50 kreator konten dengan penghasilan tertinggi di dunia berhasil menembus angka 1,02 miliar dolar AS atau sekitar Rp18,36 triliun selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026.

Data tersebut berasal dari laporan Forbes Top Creators 2026 yang dipublikasikan pada awal Juli 2026.

Dalam daftar tersebut, MrBeast yang memiliki nama asli Jimmy Donaldson kembali menjadi kreator dengan pendapatan terbesar di dunia. Selama satu tahun terakhir, ia meraih penghasilan sekitar 300 juta dolar AS atau setara Rp5,4 triliun.

Jumlah tersebut jauh melampaui kreator yang berada di posisi kedua, Dhar Mann, yang memperoleh sekitar 65 juta dolar AS. Pendapatan MrBeast bahkan menyumbang hampir 30 persen dari total pemasukan seluruh 50 kreator yang masuk dalam daftar Forbes.

Kesuksesan MrBeast tidak hanya berasal dari konten di YouTube. Ia juga mengembangkan berbagai lini bisnis melalui Beast Industries, mulai dari produksi konten, produk konsumen, merek camilan Feastables, hingga proyek hiburan berskala besar.

Saat ini, kanal YouTube utama miliknya telah memiliki lebih dari 500 juta pelanggan. Sementara jika digabungkan dengan seluruh platform media sosial yang dimilikinya, jumlah pengikut MrBeast mencapai sekitar 873 juta akun.

Berdasarkan laporan Forbes Top Creators 2026, berikut 10 kreator konten dengan penghasilan tertinggi selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026:

MrBeast (YouTube) – 300 juta dolar AS (sekitar Rp5,4 triliun), 873 juta pengikut.
Dhar Mann (YouTube) – 65 juta dolar AS (sekitar Rp1,17 triliun), 171 juta pengikut.
Steven Bartlett (The Diary of a CEO) – 52 juta dolar AS (sekitar Rp936 miliar), 38,7 juta pengikut.
Markiplier (YouTube) – 38 juta dolar AS (sekitar Rp684 miliar), 76,8 juta pengikut.
Rhett & Link (YouTube) – 37 juta dolar AS (sekitar Rp666 miliar), 45,6 juta pengikut.
Codie Sanchez (Bisnis dan Investasi) – 31 juta dolar AS (sekitar Rp558 miliar), 10 juta pengikut.
IShowSpeed (YouTube dan Streaming) – 30 juta dolar AS (sekitar Rp540 miliar), 184 juta pengikut.
Mark Rober (YouTube Sains) – 30 juta dolar AS (sekitar Rp540 miliar), 90,7 juta pengikut.
Ms. Rachel (YouTube Edukasi Anak) – 26 juta dolar AS (sekitar Rp468 miliar), 34,2 juta pengikut.
Jesser (YouTube Basket dan Hiburan) – 25 juta dolar AS (sekitar Rp450 miliar), 54,9 juta pengikut.

Daftar tersebut menunjukkan bahwa para kreator dengan pendapatan terbesar berasal dari berbagai bidang, mulai dari hiburan, podcast, sains, pendidikan, hingga konten bisnis. Meski demikian, YouTube masih mendominasi sebagai platform utama yang menghasilkan pendapatan terbesar bagi para kreator papan atas.

Laporan Forbes juga mengungkap bahwa banyaknya pengikut bukan satu-satunya faktor yang menentukan besarnya penghasilan seorang kreator. Codie Sanchez, misalnya, hanya memiliki sekitar 10 juta pengikut, namun mampu meraih pendapatan sekitar 31 juta dolar AS atau setara Rp558 miliar.

Hal serupa terlihat pada Vivian Tu, kreator konten keuangan pribadi yang berada di peringkat ke-31. Dengan sekitar 10,7 juta pengikut, ia berhasil membukukan pendapatan sekitar 8,2 juta dolar AS atau sekitar Rp147,6 miliar.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kreator yang memiliki audiens dengan minat khusus atau niche dapat menghasilkan pendapatan tinggi berkat tingkat keterlibatan dan daya beli pengikut yang lebih besar.

Di tengah berkembangnya berbagai platform media sosial, YouTube masih menjadi fondasi utama bisnis bagi sebagian besar kreator berpenghasilan tinggi. Format video berdurasi panjang dinilai mampu membangun komunitas yang lebih loyal, sehingga memudahkan kreator mengembangkan berbagai sumber pemasukan seperti podcast, merchandise, layanan berlangganan, hingga produk bermerek.

Selain itu, sistem monetisasi iklan pada video berdurasi panjang masih dianggap lebih menguntungkan dibandingkan platform video pendek.

Meski demikian, TikTok terus memperkuat posisinya. Sejumlah kreator seperti Charli D’Amelio, Khaby Lame, Alix Earle, Jordan The Stallion, dan Alan Chikin Chow telah memperluas bisnis mereka ke berbagai sektor, mulai dari produk kecantikan, acara televisi, pertunjukan langsung, hingga kerja sama komersial.

Dalam laporan Forbes, Charli D’Amelio berada di peringkat ke-13 dengan pendapatan sekitar 18 juta dolar AS atau setara Rp324 miliar dan memiliki hampir 210 juta pengikut di berbagai platform. Sementara Khaby Lame menempati posisi ke-27 dengan pendapatan sekitar 9,9 juta dolar AS atau sekitar Rp178,2 miliar serta memiliki lebih dari 252 juta pengikut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update