Solok, Rakyatterkini.com – Bupati Solok Jon Firman Pandu mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terkait rencana pembangunan Batalyon TP 951.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan serta tidak terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar di tengah masyarakat.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kebersamaan, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar," ujarnya.
Menanggapi kekhawatiran sebagian warga mengenai lokasi pembangunan yang disebut masih merupakan lahan produktif, Jon Firman Pandu memastikan seluruh persoalan akan diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Menurutnya, aspirasi masyarakat terkait rencana pemanfaatan lahan akan menjadi perhatian pemerintah dan dibahas melalui dialog bersama sehingga setiap keputusan dapat diambil secara bijaksana.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk menjaga hubungan yang harmonis sekaligus mencari solusi atas setiap persoalan yang muncul.
Selain itu, seluruh tahapan rencana pembangunan Batalyon TP 951 akan terus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Dalam proses tersebut, berbagai masukan dari masyarakat juga akan menjadi bahan pertimbangan.
Sebelumnya, dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar pada Minggu (28/6/2025), kedua daerah menyatakan dukungan terhadap pembangunan Batalyon TP 951 dengan menyiapkan lahan seluas sekitar 30 hektare.
Area yang disiapkan berada di dua wilayah administratif, yakni Nagari Bukit Kanduang di Kabupaten Solok serta Nagari Simawang di Kabupaten Tanah Datar.
Di sisi lain, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin baik antara kedua pemerintah daerah. Ia berharap masyarakat dapat menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif selama proses pembangunan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati setiap tahapan yang sedang berjalan. Pemerintah Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar akan terus memperkuat koordinasi agar tidak terjadi kesalahpahaman," katanya.
Kedua kepala daerah menegaskan komitmen mereka untuk terus menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan Batalyon TP 951. Kehadiran batalyon tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat aspek keamanan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.(da*)


