Notification

×

Iklan

Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Semarang-Salatiga, Muatan Hangus

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:43 WIB Last Updated 2026-06-28T09:43:00Z

Truk ekspedisi terbakar di Tol Semarang-Salatiga 

Jakarta, Rakyatterkini.com– Sebuah truk ekspedisi mengalami kebakaran saat melintas di ruas Tol Semarang–Salatiga, tepatnya di KM 464 yang berada di wilayah Desa Bejilor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (27/6/2026) dini hari.

Api melahap hampir seluruh isi muatan truk yang terdiri dari pakaian, spring bed, serta berbagai barang lainnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Dari seluruh muatan, hanya batu granit yang berhasil diselamatkan, sementara pakaian dan spring bed hangus terbakar.

Peristiwa bermula ketika truk yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), melintas di jalur tol tersebut. Saat mencapai KM 464, kendaraan diduga mengalami kerusakan berupa patahnya as roda belakang.

Kerusakan itu menyebabkan roda bergesekan dengan permukaan jalan hingga memunculkan percikan api. Percikan tersebut kemudian menyambar barang-barang yang mudah terbakar di dalam bak truk, sehingga kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar badan kendaraan.

Pengemudi truk, Denis, mengaku sempat berusaha memadamkan api yang mulai muncul. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api terus membesar dalam waktu singkat.

"As roda belakang patah saat di perjalanan, lalu muncul api hingga truk terbakar. Saya sedang mengantar muatan dari Jakarta ke Flores," ujar Denis.

Saat kebakaran berlangsung, terdengar beberapa kali suara ledakan dari arah truk. Ledakan tersebut diduga berasal dari barang muatan maupun komponen kendaraan yang ikut terbakar, sehingga petugas dan pengguna jalan diminta menjaga jarak demi menghindari risiko yang lebih besar.

Untuk mengatasi kebakaran, petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Setelah melakukan proses pemadaman selama kurang lebih 30 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Meski demikian, sebagian besar muatan berupa pakaian dan spring bed sudah tidak dapat diselamatkan karena habis dilalap api. Sementara itu, batu granit yang turut diangkut masih dalam kondisi utuh.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh patahnya as roda belakang yang menimbulkan percikan api akibat gesekan dengan permukaan aspal. Aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update