Notification

×

Iklan

Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Bosnia

Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB Last Updated 2026-06-25T05:44:00Z

Qatar Tersingkir di Piala Dunia 2026

Jakarta, Rakyatterkini.com- Perjalanan Timnas Qatar di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat dari perkiraan. Tim berjuluk The Maroons itu dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan 1-3 dari Timnas Bosnia dan Herzegovina pada laga pamungkas Grup B. Hasil tersebut membuat Qatar finis di posisi juru kunci grup.

Hasil itu menjadi penutup yang mengecewakan bagi skuad asuhan Julen Lopetegui. Dari tiga pertandingan fase grup, Qatar hanya mampu mengoleksi satu poin lewat hasil imbang melawan Timnas Swiss. Setelah itu, mereka harus menelan kekalahan telak 0-6 dari Timnas Kanada, sebelum kembali tumbang di laga terakhir.

Kekalahan dari Bosnia memastikan langkah Qatar terhenti dan tidak mampu melaju ke babak 32 besar. Sementara itu, Swiss dan Kanada berhasil mengamankan tiket lolos sebagai dua tim teratas Grup B. Adapun Bosnia masih memiliki peluang untuk lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik.

Dalam pertandingan yang digelar di Seattle tersebut, Bosnia lebih dulu unggul sebelum Qatar sempat menyamakan kedudukan. Namun, dua gol tambahan di babak kedua membuat wakil Asia itu kembali tertinggal dan akhirnya menyerah hingga laga usai.

Hasil ini terasa kontras dengan dominasi Qatar di level Asia dalam beberapa tahun terakhir. Mereka sebelumnya sukses menjuarai Piala Asia secara beruntun pada 2019 dan 2023, serta sempat dianggap sebagai kekuatan baru di kawasan AFC.

Namun di panggung dunia, performa Qatar jauh dari harapan. Sepanjang fase grup, mereka hanya mencetak dua gol dan kebobolan hingga 10 kali. Kekalahan 0-6 dari Kanada bahkan menjadi salah satu hasil paling buruk yang dialami wakil Asia di turnamen ini.

Kegagalan tersebut juga ramai dibahas di media sosial. Banyak warganet menilai performa Qatar tidak sebanding dengan status mereka di level Asia, sementara sebagian lainnya menyinggung berbagai kontroversi yang pernah mengiringi perjalanan mereka di kompetisi internasional di bawah naungan FIFA dan AFC.

Sebagian komentar menyindir konsistensi buruk Qatar di level Piala Dunia, bahkan menyebut mereka kesulitan bersaing tanpa dominasi seperti yang kerap terlihat di kompetisi regional. Ada pula yang menyoroti lemahnya lini pertahanan yang membuat mereka mudah kebobolan sepanjang turnamen.

Dengan hasil ini, Qatar kembali harus mengakhiri mimpi di Piala Dunia lebih cepat, sekaligus menjadi bahan evaluasi besar bagi tim untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update