Notification

×

Iklan

Pemkab Pessel Prioritaskan Pengembangan Sapi Pesisir

Kamis, 04 Juni 2026 | 19:45 WIB Last Updated 2026-06-04T14:40:38Z

Pemkab Pessel akan mengembangkan peternakan Sapi Pesisir 

Painan, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) menjadikan pengembangan peternakan Sapi Pesisir sebagai salah satu fokus utama dalam agenda pembangunan daerah ke depan.

Sebagai bagian dari langkah strategis, Kecamatan Sutera direncanakan menjadi sentra pengembangan ternak Sapi Pesisir. Upaya ini dilakukan untuk menjaga sekaligus melestarikan plasma nutfah asli daerah yang saat ini mengalami penurunan populasi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara jajaran Pemkab Pessel dengan akademisi dari Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Unand). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Pesisir Selatan pada Rabu (3/6/2026) itu membahas berbagai strategi pengembangan kawasan peternakan Sapi Pesisir.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Asisten II Setdakab Hadi Susilo, staf ahli bupati, kepala OPD terkait, serta perwakilan dari DPRD Sumatera Barat. Dari pihak Unand, hadir Guru Besar Fakultas Peternakan Prof. James Hellyward bersama tim.

Dalam kesempatan tersebut, Risnaldi Ibrahim menegaskan Sapi Pesisir merupakan aset genetik daerah yang sangat berharga dan harus dijaga kelestariannya. 

Ia menilai, pengembangan komoditas ini tidak hanya berhenti pada tahap budidaya, tetapi juga perlu diarahkan hingga ke tahap hilirisasi agar memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Menurutnya, Pemkab Pessel saat ini masih terus melakukan kajian dan diskusi dengan berbagai pihak guna merumuskan konsep pengembangan yang paling tepat untuk diterapkan.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana menjalin koordinasi dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mangateh di Kabupaten Limapuluh Kota guna memperkuat program tersebut.

Risnaldi menjelaskan pemilihan Kecamatan Sutera sebagai lokasi pengembangan dilakukan karena pusat pembibitan yang sebelumnya berada di Lakitan, Kecamatan Lengayang, akan dialihkan fungsinya menjadi lokasi Sekolah Rakyat.

Ia berharap program pengembangan Sapi Pesisir dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus membantu menekan angka kemiskinan di wilayah Pesisir Selatan.

Lebih lanjut, Risnaldi menekankan pentingnya perencanaan yang matang serta dukungan anggaran yang jelas agar program ini dapat berjalan berkelanjutan. Ia juga mendorong kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diwujudkan dalam program konkret dengan target yang terukur.

Bahkan, ia menginginkan setidaknya ada satu program yang bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat dan dianggarkan pada Perubahan APBD 2026.

Menurutnya, keberadaan Sapi Pesisir sebagai plasma nutfah harus menjadi perhatian bersama. Di tengah perkembangan zaman, upaya pelestarian dan pengembangannya perlu terus dilakukan agar identitas dan kekayaan genetik daerah tetap terjaga.

Risnaldi pun optimistis, jika program ini berjalan dengan baik, maka akan memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan ekonomi Pesisir Selatan di masa mendatang. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update