Notification

×

Iklan

Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:45 WIB Last Updated 2026-06-30T05:45:46Z

Maroko menyingkirkan Belanda dari Piala Dunia 2026 lewat adu penalti

Jakarta, Rakyatterkini.com – Timnas Maroko menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Monterrey, Selasa (30/6/2026).

Laga berlangsung sengit sejak waktu normal hingga babak tambahan sebelum akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Belanda sempat membuka keunggulan pada tendangan pertama ketika Teun Koopmeiners sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor. Meski arah bola sempat terbaca, kiper Maroko gagal menggagalkannya.

Sebaliknya, Maroko gagal menyamakan skor pada giliran pertama. Tendangan Neil El Aynaoui hanya membentur mistar gawang sehingga Belanda unggul 1-0.

Persaingan semakin menegangkan saat memasuki tendangan keempat. Quinten Timber gagal menambah keunggulan Belanda karena sepakannya melenceng dari sasaran meski penjaga gawang sudah bergerak ke arah yang salah. 

Tak lama kemudian, Achraf Hakimi juga belum mampu membawa Maroko unggul setelah bola hasil tendangannya menghantam tiang gawang. Kedudukan pun tetap imbang 2-2.

Penentuan terjadi pada kesempatan kelima. Crysencio Summerville gagal mencetak gol setelah sepakannya berhasil dihentikan kiper Maroko. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Ismael Saibari yang sukses menaklukkan Bart Verbruggen. Gol tersebut memastikan kemenangan Maroko 3-2 dalam adu penalti sekaligus mengantar mereka ke babak 16 besar.

Maroko Bangkit Setelah Tertinggal

Sebelum laga berlanjut ke babak tambahan, Belanda lebih dulu memimpin pada menit ke-72 melalui gol Cody Gakpo. Gol bermula dari serangan cepat yang diawali sundulan Wout Weghorst ke arah Crysencio Summerville.

Meski kehilangan keseimbangan saat memasuki kotak penalti, Summerville masih sempat mengirim umpan matang kepada Gakpo yang langsung melepaskan penyelesaian akurat untuk membawa Belanda unggul 1-0.

Maroko tidak menyerah begitu saja. Saat waktu normal hampir usai, Issa Diop berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan berlanjut ke extra time.

Pada babak pertama perpanjangan waktu, Maroko tampil lebih agresif dengan terus menekan lini pertahanan Belanda. Sementara itu, Belanda lebih banyak bertahan dan kesulitan membangun serangan.

Memasuki babak kedua extra time, Belanda mulai meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mengancam pertahanan Maroko. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim tetap bermain imbang 1-1 sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti yang akhirnya dimenangkan Maroko.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update