Notification

×

Iklan

Mahyeldi: Nobar Piala Dunia Dongkrak UMKM dan Kebersamaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 07:45 WIB Last Updated 2026-06-28T00:45:00Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat nobar piala dunia 

Padang, Rakyatterkini.com – Kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 dinilai tidak hanya menjadi hiburan bagi para pecinta sepak bola, tetapi juga mampu mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat menghadiri acara nobar laga Piala Dunia 2026 antara Mesir melawan Iran yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (27/6/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum yang ikut menyaksikan pertandingan bersama.

Dalam sambutannya, Mahyeldi memberikan apresiasi kepada TVRI yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Menurutnya, nobar menjadi wadah yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat melalui kecintaan terhadap olahraga sepak bola.

Ia menilai sepak bola memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan. 

Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan hingga pertandingan final Piala Dunia 2026.

Mahyeldi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar bersama TVRI telah menjalin koordinasi untuk memanfaatkan videotron yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota sebagai lokasi penyelenggaraan nobar. 

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah mengadakan kegiatan serupa sehingga masyarakat di berbagai wilayah memiliki kesempatan menikmati pertandingan secara bersama-sama.

Selain sebagai hiburan, tayangan Piala Dunia dinilai memiliki manfaat edukatif, khususnya bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional. Menurut Mahyeldi, pertandingan yang menampilkan pemain-pemain terbaik dunia dapat menjadi inspirasi sekaligus bahan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan semangat berprestasi.

Ia turut mengapresiasi komitmen TVRI yang terus menghadirkan siaran olahraga internasional hingga menjangkau desa dan nagari di berbagai daerah. Rencana penayangan Piala Dunia U-17 juga dinilai menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti perkembangan sepak bola dunia melalui siaran yang mudah diakses.

Di sisi lain, Mahyeldi menegaskan bahwa penyelenggaraan nobar juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah melibatkan para pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan ramainya pengunjung untuk meningkatkan penjualan produk mereka.

Menurutnya, apabila kegiatan nobar nantinya diselenggarakan bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day, kawasan Kantor Gubernur Sumbar yang telah didukung sejumlah videotron berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut diyakini akan membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Mahyeldi menjelaskan bahwa semakin banyak masyarakat yang hadir dalam kegiatan seperti ini, semakin besar pula perputaran ekonomi yang terjadi. Oleh sebab itu, ia berharap nobar tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana menghidupkan ruang publik, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, gagasan tersebut selaras dengan semangat pemerintah pusat yang menjadikan momentum Piala Dunia sebagai hiburan yang mampu menghadirkan manfaat sosial sekaligus ekonomi. Mahyeldi berharap semakin banyak pertandingan yang dapat diselenggarakan secara nonton bersama di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota di Sumatera Barat sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update