Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri acara gala premiere film berjudul “Jangan Buang Ibu” yang digelar oleh Leo Pictures di Basko City Mall pada Senin (1/6/2026).
Kehadiran Gubernur Mahyeldi tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap industri perfilman nasional, khususnya karya-karya yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga membawa pesan moral dan nilai edukasi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Mahyeldi memberikan apresiasi terhadap film “Jangan Buang Ibu” yang mengangkat kisah tentang hubungan keluarga, pentingnya menghormati orang tua, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan di tengah tantangan zaman modern.
Ia menegaskan bahwa film merupakan salah satu media yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat. Menurutnya, karya yang mampu mengingatkan pentingnya bakti kepada orang tua dan memperkuat hubungan keluarga memiliki nilai yang sangat berarti.
“Keluarga adalah pondasi utama dalam pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, media kreatif seperti film perlu terus dikembangkan agar dapat memperkuat nilai kekeluargaan, kepedulian sosial, serta akhlak yang baik,” ujarnya.
Mahyeldi juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam produksi film tersebut. Ia berharap industri film Indonesia terus berkembang dan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memberikan inspirasi positif bagi masyarakat.
“Kita berharap semakin banyak karya kreatif dari insan perfilman tanah air yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan bagi generasi muda,” tambahnya.
Acara gala premiere tersebut juga dihadiri oleh Ketua PKK Sumbar, Sekdaprov Sumbar, Ketua BKOW Sumbar, Ketua Dharma Wanita, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.
Selain itu, para pemain film turut hadir memeriahkan acara. Suasana pemutaran perdana berlangsung hangat dan mendapat antusiasme tinggi dari para undangan maupun penonton yang hadir.
Melalui dukungan terhadap karya seni dan film bernilai edukatif, Mahyeldi berharap industri perfilman nasional terus berkembang serta turut berkontribusi dalam membangun karakter bangsa yang berakhlak, berbudaya, dan berdaya saing.(da*)


