Padang, Rakyatterkini.com – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat pada April 2026 tercatat sebanyak 5.730 kunjungan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 3,99 persen dibandingkan bulan Maret 2026 yang mencapai 5.968 kunjungan.
Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, menjelaskan mayoritas wisman yang datang ke Sumbar masih didominasi oleh wisatawan asal Malaysia dengan 3.783 kunjungan. Disusul Australia sebanyak 295 kunjungan, Amerika Serikat 175 kunjungan, Singapura 97 kunjungan, Prancis 83 kunjungan, dan Tiongkok 49 kunjungan.
“Dari sepuluh negara utama, wisatawan asal Tiongkok justru mencatat kenaikan tertinggi dibanding bulan sebelumnya, yakni mencapai 226,67 persen,” ujar Nurul, Rabu (3/6/2026).
Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sumatera Barat pada April 2026 tercatat sebanyak 1.886.972 perjalanan. Jumlah ini turun 32,52 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 2.796.192 perjalanan, dan juga lebih rendah 36,79 persen dibandingkan April 2025.
Penurunan juga terlihat di berbagai daerah tujuan utama. Dari 10 kabupaten/kota dengan kunjungan tertinggi, seluruhnya mengalami tren negatif. Penurunan terdalam secara bulanan terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan yang turun 54,20 persen, disusul Limapuluh Kota 47,42 persen, dan Tanah Datar 45,24 persen.
Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok juga mengalami penurunan masing-masing sebesar 39,74 persen dan 38,41 persen. Secara tahunan, seluruh wilayah dalam daftar 10 besar juga mencatat penurunan, dengan Pesisir Selatan kembali menjadi yang terbesar yakni 56,76 persen.
Dari sisi daerah asal perjalanan, wisnus yang berasal dari Sumatera Barat sendiri tercatat 1.666.450 perjalanan atau turun 24,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kota Padang menjadi penyumbang penurunan terbesar dengan 37,49 persen, disusul Kabupaten Sijunjung 32,47 persen.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sumbar pada April 2026 tercatat 45,82 persen. Angka ini naik 2,92 poin dibanding Maret 2026 yang sebesar 42,90 persen, namun masih lebih rendah dibanding April 2025 yang mencapai 48,34 persen.
Kenaikan TPK terjadi pada hampir semua kelas hotel bintang, kecuali bintang 1 yang justru turun. Peningkatan terbesar terjadi pada hotel bintang 3 dengan kenaikan 6,74 poin.
TPK tertinggi masih ditempati hotel bintang 3 sebesar 57,70 persen, sedangkan yang terendah berada pada hotel bintang 1 dengan 26,48 persen.
Untuk hotel nonbintang, TPK tercatat 17,83 persen, turun 3,25 poin dibanding bulan sebelumnya. Penurunan terjadi di hampir semua kategori kamar, kecuali kamar 25–40 yang justru meningkat.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik di hotel berbintang Sumbar pada April 2026 tercatat 1,23 malam, naik tipis 0,01 malam dibanding bulan sebelumnya.
Namun, rata-rata lama menginap wisatawan asing justru turun menjadi 1,42 malam dari sebelumnya 1,74 malam. Sementara tamu domestik relatif stabil di angka 1,22 malam.
Berdasarkan kelas hotel, tamu asing paling lama menginap di hotel bintang 4 dengan 1,48 malam. Sedangkan untuk tamu domestik, durasi menginap tertinggi tercatat di hotel bintang 3 dengan 1,34 malam.(da*)


