Notification

×

Iklan

Kebakaran Rumah di Tapango Tewaskan Lansia 90 Tahun

Kamis, 04 Juni 2026 | 08:45 WIB Last Updated 2026-06-04T01:45:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah peristiwa kebakaran rumah terjadi di Dusun III Taheo, Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) siang sekitar pukul 12.00 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan seorang lanjut usia bernama Rakimang (90) meninggal dunia.

Korban diketahui tidak berhasil menyelamatkan diri saat api dengan cepat melahap rumah semi permanen yang ia tinggali bersama keluarganya. Saat kejadian, terdapat tiga orang di dalam rumah tersebut. 

Rakimang yang sedang sakit dan mengalami keterbatasan fisik tidak mampu keluar ketika api mulai membesar.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan kebakaran diduga bermula sekitar pukul 11.50 WITA. Api disebut-sebut dipicu oleh salah satu penghuni rumah berinisial S (39) yang mengalami gangguan kejiwaan. 

Ia diduga membakar bagian dinding rumah yang terbuat dari bahan triplek, sehingga api dengan cepat merambat dan menghanguskan bangunan.

Dalam kepanikan, istri korban, Nadiah (70), sempat meminta bantuan warga sekitar. Namun, api yang terus membesar membuat upaya penyelamatan tidak berhasil dilakukan, dan sebagian besar isi rumah ikut terbakar. Setelah api berhasil dipadamkan, korban Rakimang ditemukan sudah meninggal dunia di dalam rumah.

Petugas dari Polsek Tapango yang menerima laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta penanganan awal. Tidak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Kabupaten Polewali Mandar bersama satu unit dari TNI AD tiba di lokasi dan langsung berupaya memadamkan api.

Berkat kerja cepat tim gabungan, kobaran api berhasil dikendalikan agar tidak merembet ke rumah lain di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.

Kapolsek Tapango, IPTU Muhammad Ishak, menyampaikan duka cita atas peristiwa yang menimpa korban. Ia menegaskan pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan awal dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban dalam musibah kebakaran ini. Kami telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing, terutama dalam menjaga anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus seperti lansia, orang sakit, maupun warga dengan kondisi tertentu.

Akibat kejadian ini, selain menelan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Polisi juga mengingatkan warga agar segera melapor ke pihak desa atau instansi terkait apabila menemukan warga dengan gangguan kejiwaan yang membutuhkan penanganan khusus.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update