Notification

×

Iklan

Kebakaran Hebat Ludeskan Pasar Ampalu, Kerugian Rp1,5 Miliar

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:15 WIB Last Updated 2026-06-07T15:01:39Z

Ilustrasi

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Sepekan terakhir, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, kembali mencatat sejumlah peristiwa penting. Mulai dari kebakaran di pusat perdagangan, peresmian tempat wisata religi baru, hingga rencana pemekaran wilayah adat oleh pemerintah daerah.

Berikut rangkuman kejadian utama di Padang Pariaman pada awal Juni 2026:

1. Pasar Ampalu dilanda kebakaran besar, kerugian capai Rp1,5 miliar

Awal pekan ini diawali dengan kebakaran hebat di Pasar Ampalu, Korong Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, pada Selasa dini hari (2/6/2026).

Api yang mulai membesar sekitar pukul 03.30 WIB menghanguskan lima kios pedagang. Satu mobil dan satu sepeda motor juga ikut terbakar dalam musibah ini.

Petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 06.55 WIB, dengan bantuan armada dari Kota Pariaman. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.

2. Masjid Al-Fauzan diresmikan sebagai ikon wisata religi

Di bidang keagamaan dan pariwisata, Masjid Al-Fauzan di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, kini resmi menjadi destinasi wisata religi baru. Peresmian dilakukan pada Sabtu (6/6/2026).

Masjid ini menarik perhatian publik karena bentuknya yang menyerupai kapal. Proses pembangunan memakan waktu hampir lima tahun. Masjid ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan budaya maritim sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.

Acara peresmian dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat, pejabat Pemkab Padang Pariaman, dan Pemerintah Kota Pariaman.

3. Pemekaran Nagari Katapiang menjadi lima wilayah

Di sektor pemerintahan, Pemkab Padang Pariaman menyampaikan dukungan atas usulan tokoh masyarakat untuk memekarkan Nagari Katapiang menjadi lima nagari baru. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati saat menerima kunjungan tokoh adat dan ulama pada Senin (1/6/2026).

Pemekaran ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang pemerintah daerah, yang menargetkan terbentuknya hingga 150 nagari. Tujuannya adalah memperpendek rentang kendali birokrasi, mempercepat pelayanan publik, dan mendorong pemerataan pembangunan desa.

4. Aktivitas pemerintahan dan catatan lalu lintas

Selain agenda utama, pekan ini juga diwarnai kegiatan rutin pemerintah, antara lain:

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Parit Malintang pada 1 Juni 2026, dengan fokus pada penguatan persatuan ASN.
Pembukaan pendaftaran online Tahap I Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP, berlangsung pada 2–8 Juni 2026.
Evaluasi proyek pembangunan daerah, di mana Bupati menekankan kesiapan untuk menindaklanjuti Instruksi Gubernur Sumatera Barat terkait pengawasan pembangunan.

Namun, pekan ini juga tercatat peristiwa kecelakaan di jalur utama Padang Pariaman, melibatkan truk tangki yang menyebabkan seorang mahasiswi asal Tanah Datar meninggal di lokasi. Kasus ini sedang ditangani pihak kepolisian.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update