Notification

×

Iklan

Kebakaran Hanguskan Rumah Semi Permanen di Padang Selatan

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:41 WIB Last Updated 2026-06-28T06:41:00Z

Rumah Semi Permanen di Bukit Gado-Gado Ludes Terbakar, Empat Penghuni Terpaksa Mengungsi

Padang, Rakyatterkini.com – Sebuah rumah semi permanen yang berada di kawasan Bukit Gado-Gado, RT 003/RW 001, Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, hangus terbakar pada Sabtu (27/6) malam. Insiden tersebut membuat satu keluarga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi.

Peristiwa kebakaran dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang sekitar pukul 22.43 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi hanya berselang satu menit.

Enam unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari Markas Komando Damkar Kota Padang. Armada tiba pada pukul 22.50 WIB, sementara api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.28 WIB.

Menurut informasi awal, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat kobaran api sudah membesar dari bagian dapur rumah. Menyadari situasi tersebut, saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak meluas ke bangunan lain.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang. Sementara itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap kerusakan dan dampak yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan sebanyak 65 personel diterjunkan bersama enam unit armada untuk memadamkan api sekaligus mengamankan area sekitar.

Ia menjelaskan, respons cepat yang dilakukan petugas membuat api dapat dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan luas sekitar 20 x 15 meter persegi. Akibat kebakaran tersebut, bangunan mengalami kerusakan berat hingga tidak lagi dapat dihuni.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, empat penghuni yang berasal dari satu kepala keluarga harus mengungsi karena rumah mereka habis dilalap api.

Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Di sisi lain, upaya cepat petugas berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp150 juta karena api tidak sempat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Rinaldi juga menyebutkan terdapat dua bangunan lain yang sempat berada dalam ancaman kobaran api. Namun, berkat proses pemadaman yang berlangsung cepat dan terkoordinasi, kedua bangunan tersebut berhasil diselamatkan.

Proses pemadaman sempat mengalami hambatan karena akses menuju lokasi cukup sempit, berada di kawasan berbukit dengan medan yang terjal. Selain itu, banyaknya warga yang menyaksikan proses pemadaman turut menyulitkan mobilitas petugas.

Penanganan kebakaran tidak hanya melibatkan personel Damkar Kota Padang, tetapi juga didukung oleh unsur Kepolisian, TNI, PMI, Camat Padang Selatan, serta aparat kelurahan yang turut membantu proses pengamanan dan penanganan pascakebakaran.

Rinaldi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaan peralatan yang berpotensi memicu api dilakukan secara aman. Ia juga meminta warga segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update