Jakarta, Rakyatterkini.com - Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami letusan pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 09.25 WITA. Dalam peristiwa tersebut, gunung mengeluarkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 1 kilometer dari puncaknya.
Berdasarkan laporan dari petugas pemantau gunung api, M. Nurjansyah Dwi Laksona, abu yang keluar tampak berwarna kelabu dengan ketebalan cukup pekat. Arah sebarannya terpantau condong ke wilayah utara hingga timur laut, dengan ketinggian mencapai sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut.
Aktivitas letusan ini juga terekam oleh alat seismograf, menunjukkan amplitudo maksimum sebesar 47,3 mm dengan durasi sekitar 45 detik.
Badan Geologi menyampaikan bahwa erupsi terjadi pada Kamis pagi dengan tinggi kolom abu terpantau sekitar 1.000 meter dari puncak gunung.
Menanggapi kejadian tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah imbauan. Masyarakat serta wisatawan diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, warga diharapkan tetap tenang, mengikuti instruksi dari pemerintah setempat, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
PVMBG juga mengingatkan adanya potensi bahaya lanjutan berupa banjir lahar hujan, terutama jika curah hujan tinggi terjadi di wilayah sekitar gunung. Beberapa daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu, disarankan untuk menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan pada saluran pernapasan akibat paparan abu vulkanik.(da*)


