Notification

×

Iklan

Bupati Pastikan Pilwana Padang Pariaman Aman dan Kondusif

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:33 WIB Last Updated 2026-06-27T15:33:00Z

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memilih menggunakan sepeda motor

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com– Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memastikan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di wilayahnya berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif. Kepastian tersebut disampaikan usai meninjau langsung proses pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Sabtu (27/6/2026).

Dalam kegiatan pemantauan kali ini, Bupati bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memilih menggunakan sepeda motor melalui agenda bertajuk Putar Roda untuk menjangkau berbagai lokasi TPS.

John Kenedy Azis memimpin Tim I yang turut didampingi Pelaksana Tugas Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riyana Purwasari. Mereka mengunjungi sejumlah TPS yang berada di Kecamatan Batang Anai dan Lubuk Alung guna memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan sesuai ketentuan.

Pilwana Serentak 2026 sendiri dilaksanakan di 73 nagari yang tersebar di 16 kecamatan. Untuk mengawal jalannya pesta demokrasi tingkat nagari tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membentuk lima tim monitoring yang disebar ke seluruh wilayah.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Bupati menyebut seluruh proses pemungutan suara berlangsung lancar sesuai jadwal. Berbagai kebutuhan logistik, mulai dari surat suara, bilik suara, hingga perlengkapan pendukung lainnya, tersedia dengan baik di setiap TPS yang dikunjungi.

"Alhamdulillah seluruh sarana dan prasarana tersedia dengan lengkap. Ini menunjukkan panitia penyelenggara telah mempersiapkan Pilwana secara maksimal," ujar John Kenedy Azis.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, aparat keamanan, serta masyarakat yang dinilai telah berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemungutan suara berlangsung. Dari sekitar sepuluh TPS yang dipantau, tidak ditemukan kendala maupun gangguan yang menghambat jalannya Pilwana.

Selain aspek keamanan, pemerintah daerah turut memastikan ketersediaan surat suara di setiap TPS. Menurut Bupati, tidak ada lokasi yang mengalami kekurangan surat suara. Bahkan, beberapa TPS menyediakan lima hingga sepuluh lembar surat suara cadangan sebagai langkah antisipasi apabila dibutuhkan.

Saat pemantauan dilakukan pada pagi hari, tingkat kehadiran pemilih masih berada di bawah 50 persen. Meski demikian, Bupati optimistis jumlah pemilih akan terus meningkat hingga berakhirnya proses pemungutan suara pada pukul 13.00 WIB.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin nagari yang akan memimpin selama beberapa tahun ke depan.

"Kami berharap seluruh warga datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya untuk memilih wali nagari terbaik," katanya.

John Kenedy Azis juga meminta panitia penyelenggara tetap memberikan pelayanan kepada pemilih yang sedang sakit sesuai aturan yang berlaku, sehingga mereka tetap dapat menyalurkan hak suaranya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan kebersamaan selama pelaksanaan Pilwana. Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dan tidak boleh memicu perpecahan di tengah masyarakat.

"Pilwana ini adalah Pilwana Badunsanak. Siapa pun yang nantinya menang maupun kalah tetap merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat Padang Pariaman. Yang menang jangan berlebihan dalam merayakan kemenangan, sementara yang belum berhasil diharapkan tetap bersabar dan menerima hasil dengan lapang dada," tuturnya.

Ia berharap wali nagari yang nantinya terpilih mampu mewujudkan program kerja serta visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat, sehingga dapat membawa kemajuan bagi nagari masing-masing.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari menyampaikan bahwa hingga proses pemungutan suara berlangsung belum ditemukan adanya gangguan keamanan maupun pelanggaran di TPS.

"Sejauh ini belum ada laporan mengenai permasalahan di TPS. Kami bersama Bapak Bupati turun langsung untuk memastikan seluruh personel pengamanan dari Polri, TNI, dan Linmas berada di lokasi sehingga pelaksanaan Pilwana dapat berjalan dengan aman," ujarnya.

Riyana menjelaskan bahwa pengamanan telah dipersiapkan jauh sebelum hari pencoblosan melalui berbagai kegiatan sosialisasi, pendekatan kepada masyarakat, serta penyuluhan guna menciptakan situasi yang kondusif. Selain itu, personel keamanan juga ditempatkan di setiap TPS dengan dukungan koordinator pengamanan agar seluruh tahapan Pilwana berlangsung tertib dan lancar.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap Pilwana Serentak 2026 mampu menghasilkan wali nagari yang memperoleh kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat tradisi demokrasi yang damai, jujur, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan.(Suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update