Notification

×

Iklan

Bupati Pasaman Ajak Warga Perkuat Ketahanan Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 | 20:13 WIB Last Updated 2026-06-30T13:53:54Z

Bupati Welly: Keluarga Benteng Generasi Emas 2045

Pasaman, Rakyatterkini.com – Bupati Pasaman Welly Suhery mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital serta semakin beragamnya tantangan sosial yang dihadapi saat ini.

Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Pasaman yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Pasaman, Lubuksikaping, pada Senin (29/6/2026).

Welly membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji. Pembangunan keluarga kini tidak lagi hanya berorientasi pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sebagai langkah mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Bupati Welly menjelaskan masyarakat saat ini hidup di era VUCA, yaitu kondisi yang ditandai oleh perubahan yang sangat cepat, ketidakpastian, kompleksitas, serta situasi yang sulit diprediksi. 

Menurutnya, keadaan tersebut menuntut keluarga menjadi tempat pertama dalam membentuk karakter, moral, dan ketahanan generasi muda.

Ia juga menyoroti dampak perkembangan teknologi digital yang kini semakin mudah masuk ke lingkungan keluarga melalui penggunaan gawai oleh anak-anak. 

Selain berpotensi menghadirkan konten negatif, kondisi tersebut dinilai dapat memicu penyebaran paham radikal hingga menurunkan kualitas komunikasi di dalam keluarga akibat kecanduan perangkat digital.

Welly menegaskan ancaman yang dihadapi saat ini tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga berupa infiltrasi digital yang dapat mengikis nilai-nilai sosial dari dalam lingkungan keluarga apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Sebagai langkah memperkuat ketahanan keluarga, Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A2KB) kembali mengampanyekan gerakan "Kembali ke Meja Makan, Berbicara dengan Anggota Keluarga."

Melalui gerakan tersebut, para orang tua diimbau untuk menyediakan waktu berkualitas bersama anak, membangun komunikasi yang hangat, serta menanamkan nilai-nilai agama, moral, dan akhlak sejak usia dini.

Bupati Welly menegaskan tanggung jawab dalam mengasuh anak tidak hanya berada di pundak ibu. Kehadiran seorang ayah, baik secara fisik maupun emosional, dinilai memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. Karena itu, ia kembali mengingatkan pentingnya pesan bahwa "Ayah harus hadir" guna mencegah anak tumbuh tanpa figur ayah atau mengalami fenomena fatherless.

Mengakhiri sambutannya, Welly menekankan keluarga merupakan pilar utama pembangunan bangsa sekaligus menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk membangun keluarga yang sehat, harmonis, cerdas, dan berkarakter sehingga bonus demografi dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Mari kita bangun keluarga yang berkualitas melalui perencanaan yang baik agar mampu melahirkan sumber daya manusia unggul sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045," tutupnya.(St.M)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update