Notification

×

Iklan

Bayi 7 Bulan Tewas Ditembak, Militer Israel Selidiki Insiden

Senin, 08 Juni 2026 | 00:45 WIB Last Updated 2026-06-07T19:23:43Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pihak militer Israel tengah melakukan penyelidikan terkait tewasnya seorang bayi berusia tujuh bulan akibat tembakan pasukan mereka di wilayah Tepi Barat. Bayi tersebut diketahui bernama Sam Fahd Abou Haikal.

Mengutip laporan AFP pada Senin (8/6/2026), insiden tragis itu terjadi ketika kendaraan yang ditumpangi keluarga korban diberondong tembakan oleh tentara Israel di kawasan Hebron. Akibat kejadian tersebut, sang bayi meninggal dunia, sementara kedua orang tuanya hanya mengalami luka ringan.

Tidak lama setelah peristiwa yang terjadi pada Jumat itu, militer Israel menyampaikan bahwa tembakan dilepaskan karena prajurit melihat sebuah mobil bergerak mendekati posisi mereka.

Namun, hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa tiga orang yang berada di dalam kendaraan tersebut merupakan warga sipil dan tidak memiliki keterlibatan dalam aktivitas bersenjata.

Pada Minggu, pihak militer Israel menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini melalui proses penyelidikan resmi.

“Berdasarkan hasil peninjauan awal, diputuskan untuk melanjutkan kasus ini ke tahap penyelidikan oleh Divisi Investigasi Kriminal Kepolisian Militer,” demikian pernyataan resmi militer Israel.

Mereka juga menambahkan bahwa hasil investigasi nantinya akan diserahkan kepada Kantor Jaksa Agung Militer untuk ditindaklanjuti.

Sejak pecahnya konflik di Gaza pada Oktober 2023 yang dipicu serangan Hamas ke Israel, situasi keamanan di Tepi Barat turut memanas dengan insiden kekerasan yang terjadi hampir setiap hari. Wilayah tersebut sendiri telah berada di bawah pendudukan Israel sejak tahun 1967.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina yang dihimpun AFP, sedikitnya 1.080 warga Palestina—baik dari kalangan militan maupun warga sipil—tewas dalam periode tersebut.

Di sisi lain, otoritas Israel melaporkan bahwa setidaknya 46 warga mereka, termasuk warga sipil dan personel militer, meninggal dunia akibat serangan dari pihak Palestina maupun dalam operasi militer yang berlangsung pada kurun waktu yang sama.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update