Notification

×

Iklan

Akses Jalan Pesantren di Agam Putus, Santri Terganggu

Minggu, 07 Juni 2026 | 16:35 WIB Last Updated 2026-06-07T09:35:00Z


Agam, Rakyatterkini.com – Akses jalan menuju Pesantren Daaru Tahfiz yang berada di Jorong Cangkiang, Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan setelah mengalami kerusakan cukup parah.

Jalur tersebut putus sekitar satu bulan yang lalu akibat meluapnya Sungai Batang Aia Katiak. Sungai ini diketahui merupakan salah satu aliran utama jalur lahar dingin dari Gunung Marapi yang melintasi wilayah Agam, 

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga dan para santri menjadi terganggu. Mereka kesulitan untuk keluar masuk karena akses utama tidak lagi bisa dilalui seperti biasa.

Saat ini, masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif yang melintasi pematang sawah. Namun, jalur tersebut hanya bisa dilewati kendaraan roda dua, sehingga tidak memungkinkan untuk kendaraan roda empat masuk ke area pesantren.

Pihak pesantren juga mengalami dampak langsung, karena kendaraan operasional tidak dapat digunakan akibat terputusnya akses jalan. “Sejak kejadian, ada dua mobil di pesantren yang tidak bisa keluar karena akses jalan terputus,” ujar salah seorang tenaga pengajar, Fazli, pada Minggu (7/6/2026).

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar mobilitas kembali normal dan aktivitas pendidikan di pesantren tidak terganggu.sebagaimana dikutip katasumbar.com,

Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalan yang rusak tersebut mengalami amblas sepanjang kurang lebih 30 meter. Bahkan, sejak kejadian galodo pada 2024 lalu, kawasan jalan di tepi sungai itu memang tercatat beberapa kali mengalami kerusakan serupa.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update