Notification

×

Iklan

7 Kuliner Legendaris Jatinegara yang Wajib Dicoba

Senin, 08 Juni 2026 | 01:36 WIB Last Updated 2026-06-07T23:49:54Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kawasan Jatinegara tidak hanya identik sebagai pusat perdagangan di Jakarta Timur, tetapi juga dikenal sebagai surga kuliner. Di balik lorong-lorong sempit hingga deretan bangunan ruko tua, tersimpan banyak tempat makan legendaris yang sudah bertahan puluhan tahun.

Beberapa di antaranya bahkan telah berdiri sejak era 1940-an dan tetap menjaga cita rasa khas yang tidak berubah hingga kini. Ragam kuliner yang ditawarkan pun beragam, mulai dari nasi uduk ayam kampung, sate kambing, bakmi pasar, hingga roti klasik dengan resep turun-temurun.

Bagi yang ingin menikmati wisata kuliner sekaligus merasakan nuansa sejarah, Jatinegara bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi waktu akhir pekan. Berikut tujuh rekomendasi tempat makan legendaris yang layak dicoba:

1. Sate Keroncong

Sate Keroncong menjadi salah satu destinasi kuliner wajib di Jatinegara. Berdiri sejak 1964 di kawasan Gang Lele, tempat ini terkenal dengan olahan daging kambingnya yang empuk tanpa bau menyengat.

Menu utamanya adalah sate kambing dengan potongan besar yang dibakar dua kali menggunakan bumbu rempah dan gula jawa. Selain itu, tersedia pula gule kambing berkuah gurih yang dimasak berjam-jam serta tongseng dengan rasa manis gurih yang kaya bumbu. Meski berada di gang kecil, warung ini tetap ramai dikunjungi hingga sekarang.

2. Bakmi Lorong

Bakmi Lorong menjadi incaran pencinta mie legendaris. Lokasinya berada di dalam lorong sempit Pasar Jatinegara dan telah beroperasi sejak 1970.

Pilihan menunya sederhana, seperti bakmi ayam, bihun, dan kwetiau. Keunikan rasanya berasal dari perpaduan topping ayam asin, ayam kecap, dan jamur yang menciptakan rasa gurih mendalam. Sajian ini semakin nikmat dengan tambahan minyak ayam harum serta pangsit sebagai pelengkap. Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 25.000.

3. Nasi Uduk dan Ayam Goreng Mat Lengket

Warung Ayam Goreng Mat Lengket sudah lama dikenal sebagai ikon kuliner di kawasan ini. Berdiri sejak 1973, tempat makan ini populer berkat nasi uduk khas Betawi dan ayam goreng kampungnya.

Kepopulerannya semakin meningkat setelah ramai di media sosial dan pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo. Ayamnya dimasak dengan bumbu kuning yang meresap hingga ke dalam, menghasilkan rasa gurih dengan tekstur lembut. Tersedia juga menu tambahan seperti ati ampela, semur jengkol, dan kulit ayam goreng.

4. Ayam Goreng Ibu Haji

Salah satu tempat makan tertua di Jatinegara adalah Ayam Goreng Ibu Haji yang berdiri sejak 1948. Meskipun sempat mengalami musibah kebakaran pada 1998, usaha ini tetap bertahan berkat resep keluarga yang terus dijaga.

Ayam goreng kampung menjadi menu utama dengan bumbu kuning yang meresap sempurna. Potongannya besar dengan daging yang tetap juicy. Menu ini semakin nikmat disantap bersama sambal ulek dan sayur asem. Selain itu, tersedia pula empal dan paru goreng.

5. Sate Kambing H. Giyo

Tempat makan ini sudah beroperasi sejak 1985 dan menjadi favorit pencinta olahan kambing. Mengusung cita rasa khas Solo, sate kambing di sini disajikan dengan potongan besar dan bumbu kecap rempah.

Teksturnya empuk meski ukurannya tebal. Selain sate, tersedia juga menu lain seperti tengkleng, tongseng, hingga sop kambing. Aroma khas kambing yang tidak terlalu kuat menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.

6. Toko Roti Gelora

Di kawasan Bali Mester, terdapat Toko Roti Gelora yang telah berusia lebih dari 75 tahun. Toko ini menjadi salah satu saksi perkembangan roti klasik di Jakarta.

Lokasinya cukup tersembunyi di dalam gang, namun kualitas produknya tetap terjaga. Roti tawar menjadi andalan, diikuti berbagai pilihan lain seperti roti manis, roti gandum, roti pisang, hingga kue kering. Harganya juga cukup ramah di kantong, cocok dijadikan oleh-oleh.

7. Siomay Super Pak Aceng

Siomay Super Pak Aceng merupakan jajanan kaki lima legendaris yang sudah ada sejak 1980-an. Berlokasi di kawasan Cipinang Raya, tempat ini terkenal dengan antreannya yang panjang.

Ukuran siomaynya besar dengan isian beragam seperti ikan, tahu, kentang, pare, dan kol. Semua disajikan dengan bumbu kacang kental, kecap manis, serta perasan jeruk nipis. Rasanya gurih dengan tekstur kenyal, dan harganya cukup terjangkau sehingga cocok untuk camilan santai.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update