![]() |
| Ilustrasi. |
Solok, Rakyatterkini.com - Memberikan pembinaan dan motivasi pada generasi muda agar cinta Alquran, Pemko Solok membuka seleksi untuk belajar Alquran.
Tujuannya untuk mempelajari seni baca tulis Alquran pada generasi muda Kota Solok.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, melalui Kabag Kesra, Alwadudi, Sabtu (23/5/2026) menuturkan Pemko Solok memfasilitasi generasi muda untuk mempelajari ilmu dan seni baca tulis Alquran, melalui kegiatan Pondok Alquran.
Sehubungan dengan itu, Bagian Kesra kembali mengadakan seleksi bagi para Hafizh Hafizhah, Qori Qoriah dan Ahlul Quran lainnya yang siap untuk dibina dan dilatih melalui pembinaan Intensif bersama para pelatih profesional di bidangnya.
Pendaftaran dibuka secara daring mulai tanggal 25 hingga 30 Mei 2026 melalui tautan https://bit.ly/SeleksiPondokQuran2026. Selanjutnya, verifikasi berkas berlangsung 2–4 Juni, dan puncak seleksi akan digelar pada 9–12 Juni 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Nurzal Gustim, Sabtu (23)5/2026) menyampaikan program ini merupakan prioritas pembangunan karakter, sejalan visi daerah untuk menghadirkan generasi masa depan yang beriman, berilmu, dan berprestasi.
"Pemerintah Kota Solok bertekad menjadikan Alquran sebagai fondasi utama pembangunan karakter pemuda. Melalui Pondok Alquran ini, kami ingin mencetak kader-kader Qurani yang kelak menjadi pemimpin, ulama, dan tenaga ahli yang membawa kemajuan sekaligus menjaga nilai-nilai agama di tengah masyarakat," ujar Nurzal Gustim.
Kegiatan seleksi berpusat di Masjid Agung Al Muhsinin Kota Solok. Program ini membuka peluang luas bagi anak-anak dan remaja berusia minimal 6 tahun hingga batas usia yang disesuaikan dengan cabang ilmu yang diminati.
Baik warga asli Kota Solok maupun pelajar dari luar daerah yang sedang bersekolah di Solok, dipersilakan mendaftar dengan melengkapi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.
Terdapat tujuh cabang pembinaan yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat peserta, meliputi: Tilawah Alquran, Qiroat Alquran, Tartil Alquran, Tahfizh Alquran, Khutbah Jumat & Azan, Syarhil Alquran, hingga Khattil Alquran.
Setiap kelas pembinaan akan dibentuk dengan jumlah minimal 10 hingga 15 orang agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan maksimal.
Untuk warga luar daerah yang lolos seleksi, terdapat ketentuan khusus yaitu bersedia menandatangani Pakta Integritas untuk mengabdi dan menjadi kafilah Majelis Taklim Qur'ani (MTQ) Kota Solok setelah menamatkan pendidikan.
Berkas yang wajib diserahkan meliputi fotokopi KTP atau Kartu Keluarga, surat keterangan sekolah (bagi peserta luar daerah), serta dokumen pendukung lainnya yang dimasukkan ke dalam map plastik berwarna hijau. Seluruh berkas harus jelas dan dapat terbaca dengan baik.
Ketua Panitia Pelaksana, Rizalul Fikri, menjelaskan seleksi ini terbuka lebar untuk menjaring bibit unggul.
"Kami mencari anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi dan kecintaan besar terhadap Alquran. Bagi yang lulus seleksi administrasi dan kemampuan, akan kami angkat menjadi peserta binaan Pondok Alquran Kota Solok dengan berbagai fasilitas pembinaan yang disiapkan pemerintah," ungkapnya.
Pemerintah Kota Solok mengajak seluruh orang tua, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk turut mensosialisasikan program ini.
Harapannya, banyak talenta muda yang mendaftar, sehingga cita-cita menjadikan Solok sebagai kota pelopor generasi Qurani dapat terwujud nyata.
"Ayo segera daftarkan putra-putri terbaik Anda. Jadilah bagian dari generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berilmu luas, dan berprestasi gemilang berlandaskan Alquran," imbau Nurzal Gustim.
Informasi lebih lengkap dapat menghubungi panitia melalui kontak: Rizalul Fikri (081365700125) atau Asmaul Husna (082284994847). (*)


