Solok, Rakyatterkini.com – Polisi menetapkan Supri Dedi (42), sopir truk tangki CPO yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Solok–Padang, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sebagai tersangka. Insiden yang menewaskan pasangan suami istri tersebut terjadi pada Jumat (16/5/2026) sekitar pukul 21.45 WIB.
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk dan langsung melakukan penahanan.
“Benar, sopir truk sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah ditahan,” ujar Rido saat dihubungi Langgam.id, Sabtu (16/5/2026).
Korban diketahui merupakan warga Jorong Muaro Buan, Nagari Padang Tarok, Kabupaten Sijunjung. Dalam kecelakaan tersebut, pasangan suami istri meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara anak mereka yang masih berusia empat tahun, Keenan Alfarazki, mengalami luka berat serta patah pada kaki kiri.
Peristiwa nahas itu terjadi saat keluarga tersebut mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi BA 3631 KAA. Benturan keras membuat sepeda motor korban terseret hingga masuk ke kolong truk tangki CPO.
Menurut Rido, tersangka dijerat Pasal 310 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal tersebut mengatur sanksi pidana bagi pengemudi yang lalai hingga menyebabkan kecelakaan dengan korban luka berat maupun meninggal dunia.
“Ancaman hukuman bagi sopir truk mencapai lima tahun penjara,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika sepeda motor korban melaju dari arah Solok menuju Padang. Dari arah berlawanan, datang truk Faw bernomor polisi B 9452 XHY yang dikemudikan tersangka.
Saat melintasi jalan menurun dan menikung, truk diduga mendahului kendaraan di depannya hingga melebar ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
“Karena kondisi jalan tikungan dan turunan, truk melewati batas jalur saat mendahului kendaraan lain,” jelas Rido.
Korban yang melihat truk masuk ke jalurnya sempat berupaya menepi ke bahu jalan. Namun saat truk berusaha kembali ke jalur semula, tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat kecelakaan itu, kedua orang tua Keenan meninggal dunia di tempat, sementara bocah tersebut dilarikan ke RSUD untuk menjalani perawatan intensif.(da*)


