![]() |
| Semeru Erupsi Dua Kali |
Jakarta, Rakyatterkini.com - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami aktivitas erupsi sebanyak dua kali pada Minggu (24/5/2026).
Berdasarkan laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi dan Pos Pengamatan Gunungapi PVMBG, erupsi pertama terjadi pada pukul 09.01 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.
Sementara itu, letusan kedua terjadi pada pukul 10.03 WIB dengan karakteristik serupa, yakni menyemburkan abu vulkanik hingga kurang lebih 1.000 meter.
Dalam keterangan resminya, tercatat kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan terbawa angin ke arah barat laut. Aktivitas erupsi tersebut juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi gempa mencapai 136 detik.
Gunung Semeru saat ini masih berada pada Status Level III (Siaga). Kondisi ini membuat pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya vulkanik.
PVMBG mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak, mengingat kawasan tersebut rawan lontaran material pijar saat erupsi.
Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak, karena berpotensi terdampak awan panas guguran.
Di luar zona tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena potensi perluasan dampak awan panas maupun aliran lahar dapat mencapai hingga 17 kilometer dari puncak.
Petugas turut mengingatkan potensi bahaya lain seperti awan panas, guguran lava, dan lahar hujan yang dapat mengikuti aliran sungai dan lembah berhulu dari puncak Semeru, terutama di wilayah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai lainnya.(da*)


