Notification

×

Iklan

Semen Padang FC Rombak Manajemen, Target Promosi ke Liga 1

Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:45 WIB Last Updated 2026-05-16T12:45:00Z

Andre Rosiade dalam program siniar di kanal YouTube Classy Media

Padang, Rakyatterkini.com – Degradasi Semen Padang FC ke Liga 2 musim depan langsung direspons cepat oleh manajemen klub. Sejumlah langkah pembenahan besar dilakukan, mulai dari evaluasi menyeluruh hingga restrukturisasi organisasi, demi menghindari keterpurukan yang lebih dalam bagi tim kebanggaan Sumatera Barat tersebut.

Perubahan paling mencolok datang dari keputusan Penasihat Teknis klub, Andre Rosiade, yang kini turun langsung memimpin operasional tim. Kepastian ini disampaikan dalam sebuah diskusi di kanal digital Classy Media yang juga melibatkan perwakilan suporter.

Andre menegaskan dirinya akan mengambil alih peran sebagai presiden klub dan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan tim, dengan target utama membawa Semen Padang kembali promosi ke Liga 1.

Di bawah kepemimpinannya, struktur manajemen mulai disusun ulang dengan pendekatan yang lebih profesional. Untuk sektor teknis, klub tetap mempertahankan Yeyen Tumena sebagai Direktur Teknik serta Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala.

Sementara itu, perubahan signifikan terjadi di lini manajerial. Klub mendatangkan Denis Sulton, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Ia kini dipercaya mengemban dua posisi sekaligus, yakni General Manager Operasional dan Asisten Manajer.

Untuk mempercepat pengambilan keputusan strategis, posisi CEO akan diisi oleh Braditi Moulevey atau Amar.

Selain perombakan sumber daya manusia, manajemen juga memprioritaskan kestabilan finansial. Hal ini dinilai krusial untuk mendukung ambisi kembali ke Liga 1 hanya dalam satu musim, meskipun harus bersaing di kasta kedua.

Manajemen memperkirakan kebutuhan dana mencapai Rp27 miliar guna membangun skuad yang kompetitif. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp10 miliar sudah dipastikan berasal dari pemegang saham utama, yakni PT Semen Indonesia Group (SIG). Kekurangan anggaran akan ditutup melalui kerja sama komersial serta dukungan sponsor.

Andre optimistis soal kesiapan dana tersebut. Ia menyebut bahwa komitmen dari berbagai pihak sponsor sudah mulai terbentuk sehingga target anggaran diyakini bisa terpenuhi.

Langkah cepat yang diambil manajemen ini mendapat respons positif dari suporter. Perwakilan kelompok Spartacks, Bonar, menilai tindakan tersebut sebagai bukti keseriusan klub dalam menghadapi Liga 2, sekaligus menjawab kekhawatiran pendukung setelah hasil buruk musim lalu.

Kini, tantangan berikutnya adalah merealisasikan rencana tersebut dalam waktu singkat. Manajemen dan tim pelatih dituntut segera merampungkan pembentukan skuad agar persiapan, termasuk pemusatan latihan, bisa berjalan maksimal sebelum kompetisi Liga 2 dimulai.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update