Notification

×

Iklan

Rian/Rahmat Tersingkir di Malaysia Masters 2026

Rabu, 20 Mei 2026 | 15:18 WIB Last Updated 2026-05-20T08:18:00Z

Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat janji bangkit di Indonesia Open 2026

Jakarta, Rakyatterkini.com – Langkah ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, harus terhenti di babak 32 besar Malaysia Masters 2026 setelah dikalahkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, pada Selasa (19/5/2026).

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Rian/Rahmat tak mampu membendung permainan solid unggulan kedua tersebut. Mereka menyerah dalam dua gim langsung dengan skor yang sama, 18-21 dan 18-21.

Hasil ini membuat wakil Indonesia di sektor ganda putra gagal melangkah ke babak 16 besar lebih awal. Meski demikian, keduanya tetap mensyukuri pertandingan yang dapat diselesaikan tanpa kendala cedera.

Rian mengakui sejak awal laga berjalan tidak mudah. Ia menilai pasangan Jepang tampil sangat konsisten berkat pengalaman mereka yang sudah lama berduet.

“Pertama-tama tetap mengucap syukur, alhamdulillah bermain dengan lancar dan tanpa cedera. Pertandingan hari ini pasti tidak mudah karena lawan juga pasangan yang sangat baik, sudah lama juga berpartneran,” ujar Rian, dikutip dari rilis resmi PBSI.

Menjelang turnamen berikutnya, termasuk Indonesia Open, Rian menekankan sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama penguasaan permainan depan, kualitas servis, serta mengurangi kesalahan sendiri.

“Jadi tadi sebenarnya memang kuncinya harus pegang di bola depan, servis dan pembukaannya. Juga tidak boleh gampang mati sendiri,” tambahnya.

Ia juga menilai performa mereka masih belum stabil dalam beberapa turnamen terakhir. Pencapaian terbaik sejauh ini terjadi di All England saat berhasil mencapai perempat final, sementara di ajang lain mereka kerap tersingkir lebih awal.

“Dari beberapa turnamen terakhir mungkin bisa dibilang paling bagus di All England yang sampai di delapan besar, selain itu kami kalah di babak pertama. Kami perlu banyak evaluasi, tambah lagi ekstra latihannya untuk mengejar level yang diharapkan,” ungkap Rian.

Sementara itu, Rahmat Hidayat menyebut dirinya bersama Rian sudah berusaha maksimal di lapangan. Namun, ia mengakui adaptasi terhadap kondisi pertandingan menjadi tantangan tersendiri, mulai dari arah angin hingga karakter shuttlecock.

“Kami sudah mencoba sebaik mungkin tadi. Selain harus siap dengan pola, kami harus cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan, angin dan shuttlecock. Sayang memang hasilnya kurang memuaskan,” ujarnya.

Meski kembali gagal meraih hasil optimal, Rahmat menegaskan hal tersebut tidak akan mematahkan semangat mereka. Ia bertekad untuk tampil lebih baik pada turnamen berikutnya.

“Hasil-hasil pertandingan kami kurang baik tapi bukan jadi halangan buat kami ke depannya. Pasti mau coba lebih baik, nanti kami coba lagi di Indonesia Open. Semoga hasilnya lebih memuaskan dari ini,” pungkas Rahmat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update