![]() |
| Direktur BUMDes Berkah Abadi, Desa Muara Langsat, Ratna Suminar. |
Kuansing, Rakyatterkini.com - Berbekal jiwa entrepreneur, keyakinan dan semangat menggali peluang usaha, sekecil apapun bisa dikembangkan di desa yang dianggap kesempatannya sangat kecil.
Anggapan ini yang dibuktikan oleh Ratna Suminar, dengan kisah sukses di desa yang berhasil mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) hingga memikili aset miliaran rupiah.
Ratna Suminar, Direktur BUMDes Berkah Abadi, Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing, mantan guru honorer tersebut memilih untuk mengabdi membangun ekonomi desa tanah kelahirannya.
Kisah sukses Ratna Suminar mengembangkan BUMDes tersebut patut diacungi jempol karena kegigihan dan keberaniannya menghadapi tantangan dan resiko dalam menjalankan usaha.
Saat ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang belum genap lima tahun di nakhodai wanita bergelar sarjana ekonomi ini memiliki 15 karyawan, dan kini sudah memiliki aset sebesar lebih kurang Rp3,5 miliar.
Diceritakan Ratna, diawali sekitar beberapa tahun lalu ia bergabung menjadi pengurus BUMDes, yang mana ketika itu usaha pengelolaan pasar desa terus meningkat dan mampu mengumpulkan laba.
Unit usaha BUMDes mulai meluas dari yang sebelumnya unit pengelolaan pasar, ditahun berikutnya ia membuka berbagai unit baru yakni jasa perkreditan barang, furniture, saprodi, gas LPG, wisata embung dan simpanan sukarela.
Sehingga dari tahun ke tahun kemajuan BUMDes terus menunjukkan hasil yang menggembirakan, dan itu dibuktikan dengan raihan laba terus meningkat. Fakta ini menunjukkan BUMDes telah mampu memberikan manfaat bagi warga desa.
"Alhamdulillah, tahun ke tahun usaha BUMDes terus berkembang, sehingga 2026 ini kami berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp466 juta," ujar Ratna, kepada Rakyatterkini.com, pada acara gebyar hadiah BUMDes Berkah Abadi, Rabu (20/5/2026).
"Jadi kalau dibandingkan tahun lalu raihan laba BUMDes kali ini peningkatan cukup signifikan yakni sekitar 86 persen di mana tahun lalu laba bersihnya hanya Rp250 juta," ujar Ratna lagi.
Ia menambahkan, peningkatan signifikan laba BUMDes yang juga berkontribusi pada pendapatan asli desa tak terlepas dari niat baik dan etos kerja serta keberanian mengembangkan berbagai unit usaha bersama tim kerja yang solid.
"Tahun ini kita mampu berkontribusi untuk pendapatan asli desa sebesar Rp93 juta. Kita ingin bagaimana BUMDes ini terus mendukung pendapatan desa yang nantinya kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan," ungkapnya. (hend)


