Notification

×

Iklan

Perawat Goes to Campus Dukung Kesehatan Mental Mahasiswa Pariaman

Selasa, 26 Mei 2026 | 02:16 WIB Last Updated 2026-05-25T19:16:00Z

Gerakan “Perawat Goes to Campus” Dilaunching di Pariaman

Pariaman, Rakyatterkini.com – Permasalahan kesehatan mental serta rendahnya literasi kesehatan di kalangan generasi muda kini menjadi perhatian serius di tengah perkembangan zaman. 

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Kota Pariaman bekerja sama dengan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menghadirkan sebuah gerakan strategis bertajuk “Perawat Goes to Campus”.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk kampanye kesehatan sekaligus ajakan untuk menerapkan pola hidup sehat di masyarakat. Peluncuran program tersebut berlangsung di Aula Kampus IAI Sumbar, kawasan Bypass Pariaman, pada Jumat (22/5/2026). Inisiatif ini bertujuan sebagai langkah pencegahan awal terhadap berbagai persoalan sosial dan gangguan kesehatan yang berpotensi dialami mahasiswa.

Upaya Peningkatan Kesadaran Kesehatan di Lingkungan Kampus

Ketua DPD PPNI Kota Pariaman, Surya Nanda, menjelaskan bahwa program ini difokuskan untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan mental, sekaligus mendorong terciptanya suasana akademik yang aman dan kondusif.

Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di Pariaman, dengan rangkaian acara mulai dari senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga seminar dan diskusi interaktif.

Melalui pendekatan ini, lingkungan kampus diharapkan dapat menjadi ruang yang nyaman dan aman bagi mahasiswa, serta mampu mencegah munculnya masalah kesehatan mental maupun pengaruh pergaulan negatif di kalangan civitas akademika.

Kolaborasi Berkelanjutan hingga Tingkat Sekolah

Program ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan dirancang sebagai langkah jangka panjang. Salah satu hasil dari kegiatan tersebut adalah kesepakatan bersama untuk mewujudkan kampus sehat di seluruh Kota Pariaman, yang ditandai dengan penandatanganan komitmen oleh pimpinan perguruan tinggi setempat.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, yang membuka acara tersebut menegaskan bahwa penanganan persoalan kesehatan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar solusi yang dihasilkan dapat menyentuh langsung masyarakat.

Ia juga berharap program edukasi serta deteksi dini yang melibatkan tenaga perawat ini dapat diperluas, tidak hanya di perguruan tinggi, tetapi juga menjangkau siswa di tingkat SMA, SMP, hingga SD.

Dengan adanya penguatan literasi kesehatan ini, diharapkan generasi muda di Kota Pariaman tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kondisi fisik, mental, dan sosial yang tangguh untuk menghadapi masa depan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update