Notification

×

Iklan

Pemko Padang Tindak Cepat Tangani Kasus Penganiayaan Balita

Senin, 18 Mei 2026 | 14:43 WIB Last Updated 2026-05-18T07:43:00Z

Wali Kota Padang Fadly Amran memerintahkan kunjungi korban di RS Bhayangkara.

Padang, Rakyatterkini.com– Pemko Padang menunjukkan respons cepat serta komitmen kuat dalam menangani dugaan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayahnya. Peristiwa memilukan ini menimpa seorang balita di kawasan Kuncia, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, pada Minggu (17/5/2026).

Korban bernama Maulana Arkan, anak laki-laki berusia dua tahun, diduga mengalami penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri. Akibat tindakan tersebut, tubuh korban mengalami luka memar di berbagai bagian dan langsung menjadi perhatian serius masyarakat.

Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga ini kini telah ditangani oleh pihak kepolisian, yakni Polresta Padang. Pelaku telah diamankan dan ditahan di Lapas Muaro Padang untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, korban saat ini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Padang guna pemulihan kondisi fisik.

Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran, langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat memastikan perlindungan dan penanganan menyeluruh terhadap korban.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Padang, Rina Melati, bersama Camat Kuranji, Rozaldi, ditugaskan untuk menjenguk sekaligus memantau langsung kondisi korban di rumah sakit.

Dalam kunjungannya, Rina Melati menyampaikan rasa prihatin mendalam atas peristiwa yang terjadi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang tidak akan tinggal diam dan akan memberikan pendampingan penuh kepada korban.

“Pemko Padang hadir untuk memastikan seluruh kebutuhan dan hak anak tetap terpenuhi. Saat ini kami fokus pada pendampingan selama proses pemeriksaan medis dan pemulihan korban,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya mencakup aspek kesehatan, tetapi juga administrasi kependudukan keluarga korban, termasuk pengurusan dokumen penting seperti akta kelahiran agar akses layanan publik lebih mudah diperoleh.

Selain itu, Pemko Padang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Pemerintah turut melibatkan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Sosial serta DP3AP2KB Kota Padang, dalam upaya pemulihan korban.

“Koordinasi dengan pihak kepolisian terus kami lakukan agar proses hukum berjalan baik. Di sisi lain, OPD terkait juga bergerak untuk mendampingi korban, termasuk dalam pemulihan psikologis,” tambahnya.

Langkah cepat ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat. Ke depan, Pemko Padang menegaskan akan terus memberikan pendampingan berkelanjutan, mulai dari pemulihan kesehatan, perlindungan sosial, administrasi kependudukan, hingga trauma healing, sampai kondisi korban benar-benar pulih.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update