Notification

×

Iklan

Pariaman Gelar Lomba Kolase, Lawan Dampak Gadget pada Anak

Jumat, 08 Mei 2026 | 21:32 WIB Last Updated 2026-05-08T15:03:43Z

Ratusan Siswa TK di Pariaman Adu Kreativitas lewat Lomba Kolase

Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Pariaman menunjukkan perhatian serius terhadap dampak penggunaan gawai (gadget) yang berlebihan pada anak usia dini. 

Sebagai upaya pencegahan, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pariaman menyelenggarakan lomba kolase tingkat TK se-Kota Pariaman yang dipusatkan di GOR Rajo Bujang, Karan Aur.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, dengan tujuan mengajak anak-anak kembali aktif dalam kegiatan yang melibatkan motorik serta interaksi sosial secara langsung.

Dalam sambutannya, Yosneli menegaskan pentingnya stimulasi motorik pada masa perkembangan emas anak. Ia juga menyoroti semakin maraknya penggunaan ponsel pintar di kalangan anak-anak yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

“Anak-anak sebaiknya lebih banyak bermain dan berinteraksi dengan teman-temannya tanpa ketergantungan pada HP atau gadget. Penggunaan gadget yang berlebihan bisa berdampak kurang baik bagi perkembangan mereka,” ungkapnya pada Jumat (8/5).

Ia menambahkan, kegiatan lomba kolase ini menjadi salah satu media penting untuk melatih fokus, kreativitas, serta imajinasi anak yang tidak dapat diperoleh dari layar digital.

Pemerintah Kota Pariaman juga menekankan bahwa indikator keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya sebatas kemampuan akademik seperti membaca dan berhitung, tetapi juga mencakup pembentukan karakter.

“Pendidikan anak juga harus mampu membentuk karakter, kreativitas, kemandirian, serta rasa percaya diri,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak di tengah perkembangan era digital. Melalui seni kolase, anak diajak mengenal warna, tekstur, serta melatih keterampilan tangan.

“Kami ingin anak-anak belajar kesabaran, berani mengekspresikan diri, bersosialisasi, dan menghargai setiap proses yang mereka jalani,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana GOR Rajo Bujang dipenuhi semangat dan warna-warni karya siswa TK. Para peserta terlihat sangat antusias menempelkan berbagai bahan kolase dengan penuh ketelitian dan kreativitas.

Ke depannya, Pemerintah Kota Pariaman berharap adanya kerja sama yang semakin erat antara pemerintah, organisasi profesi seperti IGTKI, pihak sekolah, serta orang tua. Kolaborasi ini dinilai penting untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

“Yang terpenting bukan semata-mata menang atau kalah, tetapi keberanian anak untuk mencoba dan menikmati proses belajar,” tutup Yosneli. (suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update